Warga Ancam Demo PLN – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Warga Ancam Demo PLN

AMBON, AE.—Warga yang mendiami kawasan Pulau Seram terlebih Kota Masohi dan sekitar berencana akan melakukan unjukrasa, bahkan hingga pada tingkat pemboikotan terhadap kantor PT PLN ranting Masohi. Pasalnya, sejak awal Ramadhan hingga saat ini listrik dikawasan Kota Masohi dan sekitar sering terjadi pemadaman.Bahkan pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN Ranting Masohi, dalam sehari bisa sampai 6 kali.

Adam Latue, salah satu warga Malteng, kepada Koran ini via telephon selulernya akhir pekan kemarin menuturkan, aksi pemadam lisrik yang terjadi di Kota Masohi dan sekitarnya sangat mengganggu aktivitas warga. Terlebih aktivitas peribadatan bagi warga muslim yang tengah melaksanakan ibadah Ramadhan.

“Bayangkan saja jika dalam sehari itu pemadaman bisa sampai 5 kali. Walaupun itu padamnya 1 sampai 2 jam baru menyala. Kami sangat dirugikan dengan cara PLN seperti ini,”jelasnya.

Namun sayangnya pemadaman yang terus terjadi itu, seakan tidak pernah berhenti. Akan tetapi pihak PLN sendiri hingga kini belum juga memberikan perjelasan kepada masyarakat sekitar atas aksi pemadaman itu.

“Kalau seperti ini yang rugi kami. Sudah dirugikan dengan cara seperti ini baru pihak PLN sendiri tidak pernah memberikan penjelasan kepada kami. Ini yang kami sesalkan,”katanya.

Terlebih menurut dia, aksi pemadaman itu sering disaat waktu sholat dan  sahur. “Kalau padam di jam-jam lain tidak terlalu dipersoalkan tetapi ini, kalau pada diwaktu sholat, berbuka dan sahur, maka sama saja. Mendingan tidak usah lagi listrik itu dinyalakan,”kesalnya.
Latue yang juga pengurus Ikatan pelajar mahasiswa Sepa, mengancam akan melakukan aksi besar-besaran terhadap PLN Ranting Masohi, akibat dari aksi pemedaman tersebut.

“Kesabaran kami juga punya batas, kami akan berkoordinasi dengan seluruh pemuda, masyarakat yang ada di kota Masohi dan sekitarnya ini, untuk melakukan demo di kantor PLN, bila perlu kita boikot saja kantor PLN itu,” ancamnya.

Sementara itu Hidayat Samalehu, salah satu warga Tehoru, juga menyayangkan sikap PLN yang sering melakukan pemadaman diwaktu-waktu beribadah itu.

“Kalau sebelum bulan Ramadhan listrik sering padam itu, ya tidak jadi soallah. Tetapi ini di bulan ramadhan baru listrik seperti ini, memang sangat menjengkelkan. Sudah seperti itu baru pihak PLn sendiri, juga terlihat cuek. Padahal masyarakat yang dirugikan,”terangnya.

Untuk itu dia berharap, agar pimpinan cabang dan pimpinan wilayah PT PLN persero, untuk segera melihat dan merespon hal tersebut, sehingga masyarakat tidak dirugikan terus menerus.

“Kami berharap agar persoalan listrik di wilayah kami ini, bisa segera dilihat untuk diatasi. Jangan cuman waktu pas penagihan PLN cepat, jika tidak maka di putuslah aliran listrik. Tetapi kalau listrik terus padam sengaja dibiarkan dan tidak ada penjelasan. Inikan aneh,”kuncinya. (AHA)

Most Popular

To Top