Pengamat: Gubernur Sudah Ada Pilihannya – Ambon Ekspres
Trending

Pengamat: Gubernur Sudah Ada Pilihannya

Soal Jabatan Sekprov

AMBON,AE— Jabatan sekretaris daerah provinsi Maluku sangat berpengaruh dalam tata kelola birokrasi. Karenanya, harus diisi dengan figur yang tidak hanya mampu dalam bekerja, namun juga harus bebas dari tekanan dari pihak di luar di birokrasi karena kepentingan politik. Untuk mewujudkan harapan itu, tim seleksi (Timsel) Sekprov harus mengutamakan birokrat murni.

Beberapa nama yang telah menguat sebelum timsel dibentuk, diantaranya, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku M Saleh Thio, Wakil Wali Kota Ambon Sam Latuconsina, kepala dinas KP Rumelus Far-Far, dan Assisten III Pemda Maluku, Sedek Sangadji.

Pengamat politik Universitas Pattimura (Unpatti) Johan Tehuayo mengemukakan, dari nama-nama yang muncul, Timsel akan menentukan tiga nama untuk diusulkan ke Menteri dalam negeri. Sehingga, yang diharapkan adalah keputusan akhir dari Mendagri tentang siapa yang dipilih untuk mengganti Ros Far-Far.

“Oleh karena keputusan politiknya (Mendagri) diharapkan dapat menggunakan pendekatan rasional, profesional, dan proporsional. Pada konetks ini, sangat tergantung pada kemampuan dari figur dalam mempengaruhi keputusan politik Mendagri yang mewakili pemerintah pusat,” katanya, Selasa (13/6).

Tentang siapa yang pantas diusulkan ke Mendagri, Tehuayo menampik untuk memastikan. Yang penting, proses seleksi berjalan secara baik dengan menghasilkan calon Sekporv yang dipilih secara objektif dengan perimbangan segala aspek, terutama aspek kemampuan.

Pengamat pemerintahan Universitas Darussalam (Unidar) Ambon Zulfikar Lestaluhu mengatakan, siapa pun yang akan diusulkan ke Mendagri, tidak masalah selama memenuhi persyaratan formal yang ditentukan. “Dan yang tak kalah penting, adalah birokrat murni,” jelasnya.

Karena itu, Lestaluhu menilai Saleh Thio, Rumelus Far-Fara dan Sedek Sangadji merupakan figur yang layak diusulkan ke Mendagri. Sebab, selain memenuhi persyaratan formal, yakni jenjang karier dan pangkat, mereka juga merupakan birokrat murni.

“Dan sebenarnya Pak gubernur sudah tahu siapa yang layak menjadi Sekda, karena  ini soal siapa yang bisa bekerja sama dengan beliau (gubernur-red) secara baik. Artinya, walaupun timsel dibentuk, tapi saya rasa timsel juga akan bekerja sesuai arahan pak gubernur, karena ini menyangkut masa depan birokrasi pemerintahan kita,” ungkap Lestaluhu.

Pengamat politik dari Universitas yang sama, Muhammad Alfa Sikar mengemuakan, baik tidaknya hasil seleksi, tergantung pada proses seleksi. Tentang siapa yang layak untuk duduk di kursi Sekda Maluku,  kriteria itu sudah diatur dalam undang-undang tentang aparatur sipil negara (ASN). Timsel hanya mengacu pada amanat undang-undang serta ditambah dengan penilaian dari aspek lain.

Pengamat pemerintahan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Amelia Tahitu mengemukan pendapat yang sama, calon Sekprov harus birokrat murni. Bila timsel meloloskan figur yang bukan birokrat murni, maka akan memancing spekulasi negatif dari masyarakat tentang kinerja timsel.

Figur Sam Latuconsina yang menjabat Wakil walikota Ambon patut didukung karena dari sisi kemampuan, tentu mampu untuk melaksanakan tugas sebagai Sekprov.

“Tapi yang kita butuh, kan birokrat murni. Kan masih ada banyak birokrat murni di pemerintah provinsi Maluku. Mereka itu yang harus diutamakan demi menjaga  agar orang yang duduk di jabatan Sekda nanti adalah orang yang profesional,” ujarnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UKIM ini menegaskan, kendati demikian, harus dipahamai bahwa gubernur sudah harus punya gambaran tentang siap figur yang layak untuk membantunya dalam mengelola pemerintahan.

“Ini sebenarnya hak prerogatif beliau (gubernur). Tapi karena tidak ingin terjadi konflik kepentingan, maka beliau bentuk timsel, itu kan? Namun, prinsipnya saya kira pak gubernur yang juga adalah mantan Sekda tentu tahu seperti apa kreteria yang ia butuhkan. Jadi kita optimis saja, bahwa yang dihasilkan nanti adalah yang terbaik untuk kita semua,” katanya. (MAN)

Most Popular

To Top