Untung ada Vanath Buat Sitti – Ambon Ekspres
Trending

Untung ada Vanath Buat Sitti

AMBON,AE— Partai Kebangkitan Bangsa dan PKPI punya beberapa alasan kuat untuk mengusung Sitti Umariyah Suruwaky- Syaifuddin Goo alias Ongen. Selain elektabilitas, keberpihakan politik Bupati Seram Bagian Timur Abdullah Vanath kepada kedua figur itu, juga menjadi acuan dasar penetapan rekomendasi.

Vanath oleh kedua partai ini berdasarkan hasil survei, dianggap sebagai figur sentral penentu kemenangan Pilkada 2015 di SBT untuk ketiga kalinya itu. Arah dukungan Vanath, dapat dikatakan menjadi stimulan kemenangan pasangan calon.

Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis menyebutkan, setidaknya ada lima faktor atau indikator bagi PKB untuk memberikan rekomendasi kepada pasangan dengan akronim Sus-Goo itu. Yakni, hasil survei elektablitas, hubungan emosional politik Sitti dengan PKB, keberpihakan Abdullah Vanath dan keterwakilan wilayah kedua figur serta rekam jejak Sitti diranah pemerintahan.

Soal elektabiltas (keterpilihan), sesuai hasil survei terakhir Sinergi Data Indonesia (SDI) pimpinan Barkah Pattimahu medio Mei, pasangan Sitti-Goo melejit diatas Mukti Keliobas-Fachri Alkatiri. Ini menjadi awal lirikan partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu.

“Memang elektablitas menjadi tolok ukur utama penentuan rekomendasi. Hanya saja, faktor lain juga harus kami jadikan sandaran untuk penentuan rekomendasi. Jadi kalau ada bilang bahwa elektalibitas Sus-Goo dibawah atau rendah, itu sama sekali tidak benar,” kata Damis kepada Ambon Ekspres via seluler, selasa (23/6) di Ambon.

Damis melanjutkan, yang tak kalah penting adalah keberpihakan Vanath yang juga ketua Tim Pemenangan Sus-Goo itu. Kata Damis, hasil survei dari beberapa lembaga kompeten menunjukan bahwa, Vanath merupakan salah satu faktor penentu kemenangan Pilkada SBT.
“Jadi, untuk Pilkada SBT, kecenderungan masyarakat pemilih sangat dipengaruhi sosok bupati SBT dua periode Abdullah Vanath.

Kebetulan karena Vanath adalah ketua Tim Pemenang pasangan Sitti-Ongen. Dia menjadi penentu kemenangan Pilkada di SBT,” beber Damis, sembari mengaku penetapan Vanath sebagai ketua dilakukan jauh sebelum rekomendasi PKB diterbitkan.

Selanjunya, ungkap dia, faktor emosional Sitti secara personal dengan PKB yang telah dirajut sejak lama. Ditambah dengan uji kompetensi dan pengalaman Sitti memimpin SBT sebagai wakil bupati selama 10 tahun terakhir, yang dinilai cukup matang.

“Dari uji kelayakan dan kepatutan, kompetensi jelas terlihat dimiliki oleh Sitti. Diantara calon-calon yang punya pengalaman kan hanya ibu Sitti, 10 tahun jadi wakil bupati SBT. Soal keterwakilan juga menjadi satu dari indikator bagi PKB. Jadi semata bukan karena faktor elektablitas,” tandasnya.

Ketua Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPN PKPI Maluku Malik Selang mengatakan, penetapan rekomendasi terhadap Sitti-Goo, tidak memakai indikator hasil lembaga survei. PKPI kata dia, lebih mempercayai survei internal yang dilalukan bertahap.
“Dari hasil internal itu, ditemukan elektablitas Sitti-Ongen diatas calon lainnya. Sehingga kami memberikan rekomendasi kepada kedua  kandidat ini,” ungkap Malik kemarin di Ambon.

Selain tingkat elektablitas (keterpilihan) pasangan Sus-Goo, lanjut Malik, bukan saja di kecamatan Pulau Gorom dan Seram Timur, tapi merata di kecamatan lainya. “Sehingga kami menyimpulkan bahwa inilah kandidat yang layak diberikan rekomendasi untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati SBT di Pilkada 2015,” akunya.

Disamping itu, hubungan emosional politik Sitti dan PKPI masih terjaga rapih sejak Pilkada SBT pertama 2005-2010. Rekomendasi PKPI yang diberikan kepada Sitti untuk Pilkada 2015, merupakan yang ketiga kali.Dua Pilkada sebelumnya, partai yang dipimpin Sutiyoso ini juga mengusung Sitti-Vanath.

“Hubungan itu tetap ada yang memang tak diketahui oleh masyarakat luas. Karena PKPI adalah peletak dasar kepemimpinan Sitti sebelumnya (menjadi wakil bupati) SBT. Ini merupakan ketiga kalinya PKPI memberikan rekomendasi kepada ibu Sitti,” ungkap dia.

Bukan hanya itu, hubungan saling mendukung antara anggota DPRD asal PKPI dengan Sitti selama ini juga sangat baik. Kebijakan pemerintah selalu dikawal, baik terhadap proses maupun realisasinya oleh kader PKPI di dewan.

“Jadi bukan hanya elektabitas, tapi teman-teman di DPRD SBT yang mampu mengamankan kebijakan pemerintahan yang diambil oleh ibu Sitti dalam posisinya sebagai wakil bupati,” paparnya.
(TAB)

Most Popular

To Top