Pemilih Pilkada 4 Kabupaten 260.075 – Ambon Ekspres
Trending

Pemilih Pilkada 4 Kabupaten 260.075

AMBON,AE— Komisi Pemilihan Umum empat kabupaten di Maluku yang melaksanakan Pilkada 2015, mulai melakukan analisis data pemilih. Daftar pemilih sementara dari KPU Pusat sebanyak 260.075 pemilih yang merupakan hasil sinkronisasi terhadap Daftar Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4) di empat kabupaten.

Jumlah pemilih sementara untuk masing-masing kabupaten yakni Seram Bagian Timur 95.227, Buru Selatan 49.613, Maluku Barat Daya 42.649 dan Kepulauan Aru 2.568. Data ini diterima dari KPU RI 23 Juni melalui Sistem Data Pemilih dan website KPU. Potensi pemilih juga cukup banyak, yakni 8.421 yang terbagi untuk Bursel 2.386, SBT 2.168, MBD  767 dan Aru 3.100.

Ketua KPU Provinsi Maluku Musa Toekan mengatakan, jumlah ini berpotensi bertambah dan berkurang. Hal ini disebabkan adanya data ganda, pemilih pindah alamat, pemilih dibawah umur dan pemilih yang telah meninggal namun masih terdata.

“Jadi bisa berkurang atau justru bertambah. Kalau bertambah sekitar 1-2 persen saja. Jika berkurang, angkanya bisa lebih dari 2 persen,” ujar Toekan di ruang kerjanya, Rabu (1/7).

Toekan menjelaskan, data pemilih hasil sinkronisasi tersebut, tengah dianalisis oleh KPUD kabupaten. KPUD melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk melakukan pemutakhiran sebelum dimasukan dalam formulir A (per TPS).

“Olehnya itu, kami mengingatkan kepada PPDP agar betul-betul akurat dalam melakukan pemutakhiran data,” kata Toekan. Petugas PPDP akan direkrut dari unsur Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).”Jadi nanti satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) satu petugas PPDP. Karena jumlah pemilihnya banyak, yakni  1 TPS 800 orang,”tambah Toekan.

Komisioner KPU Provinsi Maluku devisi data dan informasi Hanafi Renwarin mengatakan, DP4 diserahkan ke KPU tanggal 3 Juni dan tanggal 4-23 Juni dilakukan singkronisasi oleh KPU RI. Hasil sinkronisasi DP4 dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir, diakses oleh KPU kabupaten lewat portal Sistem Data Pemilih (Sidalih).

“Hasil sinkronisasi itu kemudian diserahkan kepada KPU kabupaten untuk di analisis pada tanggal 24 Juni. Setelah itu, maka dibuat penyusunan daftar pemilih yang dimulai tanggal 24 Juni-14 Juli,” ungkapnya.

Kemudian, setelah penyusunan daftar pemilih oleh KPUD, akan diserahkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). PPP akan merekomendasi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk melakukan pemutakhiran.

“Pemutakhiran dilakukan door to door untuk mengecek kesesuaian data administrasi kependudukan yang dimiliki calon pemilih dengan yang terdata pada DPS,”katanya.

Pemutakhiran data lanjut Hanafy, khususnya pencocokan dan penelitian yang dimulai 15 Juli-19 Aguastus. Sementara pemutakhiran 15-26 Agustus.  “Kemudian penyusunan data pemilih berdasarkan hasil pemutakhiran dan dilakukan rekapitulasi untuk mendapatkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) secara berjenjang. Mulari PPS, PPK dan KPU kabupaten. Penetapan di KPU sebagai DPS pada tanggal 1 September,” bebernya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, setelah penetapan DPS oleh masing-masing KPU kabupaten, akan diserahkan kembali kepada PPS untuk dilakukan pemutakhiran kembali atau perbaikan. Sepanjang tidak mendapatkan tanggapan dari masyarakat selama  7 hari, maka DPS tersebut diserahkan kembali kepada KPU untuk selanjutnya ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilakukan secara berjenjang.

“Untuk Pilkada kali ini, tidak pakai Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan atau DPSHP. Dari hasil sinkronisasi DP4 dan DPT Pemilu terakhir menjadi DPD, kemudian ditetapkan sebagai DPT Pilkada,” kuncinya.

Ketua KPU Seram Bagian Timur Kisman Kilian saat dikonfirmasi mengatakan, besok (hari ini), pihaknya mulai melakukan analisa terhadap data yang diupload dari situs KPU RI dan Sidalih.”Setelah itu, baru kami lakukan sinkronisasi antara DP4 dengan DPT hasil pemilu terakhir,”ungkap Kisman.

Soal estimasi DPT setelah dilakukan sinkronisasi dan pemutakhiran, Kisman belum bisa memastikan.”Kami belum bisa memperdiksi berapa jumlah DPT untuk Pilkada SBT  kali. Nanti setelah dilakukan analisis dan pemutakhiran dari data yang ada, baru kita sampaikan ke publik,”katanya.(TAB)

Most Popular

To Top