Polisi Temukan Jejak Pelaku – Ambon Ekspres
Trending

Polisi Temukan Jejak Pelaku

Ambon, AE— Jejak pembunuh seorang wanita tanpa identitas di Pantai Bukit Cinta, Desa Hattu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, senin (29/6), mulai ditemukan, setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi kunci. Dua saksi PR (9) dan AL (11) melihat langsung pembunuhan, satunya Ello Risamahu (26) sempat membonceng orang yang diduga pelaku.

Kemarin tiga orang saksi ini diperiksa secara terpisah, Ello dihadapan penyidik menuturkan, sebelum bertemu dan memboncengi orang yang diduga kuat adalah pelaku, dia sempat mendapat telepon dari Sopir truk miliknya, bahwa truk mengalami kerusakan (mogok) di Wayame.

Ello lalu menuju Wayame, untuk memberikan uang perbaikan truk tersebut. Namun sebelum tiba di Wayame di dekat lokasi kejadiaan, ada seorang pemuda datang dari arah pantai, dan menghampirinya dengan tergesah-gesah. Orang itu, mengaku mau dipukuli oleh beberapa temannya yang sudah dipengaruhi minuman keras (miras), dan meminta untuk mengantarnya ke Laha.

Ello sempat menganjurkan orang yang diduga pelaku itu melapor polisi, namun dia menolak. Ello diminta untuk mengantarnya ke Laha untuk ketemu pamannya disana. “Orang itu memakai switer hitam dan diturunkan didepan Rumah Makan Padang Serena depan bandara,” ungkap Ello dihadapan penyidik.

Hanya saja keterangan Ello tidak ditelan mentah-mentah oleh polisi. Polisi masih terus lakukan penyelidikan untuk mengungkapkan kasus ini secara jelas.” Itu keterangan dia (Ello) seperti itu, namun kita masih menyelidikinya, jangan sampai ada kerja sama dan sebagainya. Itu yang masih kita selediki,” ungkap Kaur Bin OPS Satreskrim Polres Ambon, Iptu Izaak Salamor kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Sementara AR dan AL dalam keterangannya di polisi, mengaku, melihat korban dipukul dan diseret oleh pelaku. Kemudian ditutupi dengan daun-daun kelapa kering. ”Keterangan (PR-red) dia mendengar teriakan. Setelah dilihat, ternyata dia melihat korban dipukul pelaku.

Posisinya dia agak sedikit jauh dari TKP. Sempat dia lempar dengan menggunakan batu. PR kemudiaan memberitahu AL, kalau ada orang yang dipukul di pantai. Lalu keduanya lapor polisi yang saat itu melintas dengan motor,” kata Salamor.

Polisi menduga korban berasal dari luar Kota Ambon, karena sudah beberapa hari tidak ditemukan keluarga, bahkan sudah diberitakan ke media.”  Ini suda tiga hari tidak ada keluarga yang tahu soal ini. Kalau warga Kota Ambon, saja pasti suda bisa tahu,” imbuhnya.

Salmor mengungkapkan, setelah dilakukan otopsi, jasad korban akan segera untuk dimakamkan.” Kalau sudah habis dilakukan otopsi, kita akan lakukan pemakaman jasad korban, kalau waktunya sudah melebihi dari tiga hari, karena aturannya seperti itu,” tutupnya. (ERM)

Most Popular

To Top