Peningkatan Mutu Pendidikan Jadi Perhatian Pemkab – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Peningkatan Mutu Pendidikan Jadi Perhatian Pemkab

Pemerintah Kabupaten Buru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai upaya yang dilakukan diantaranya, meningkatkan kapasitas sumber daya pendidikan (guru) dengan berbagai kegiatan, termasuk mengarahkan guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan sarjana strata satu (S1) harus segera melanjutkan pendidikan.

Memang diakui sejumlah pihak, sejauh ini kualitas pendidikan di Kabupaten Buru belum merata dan hanya terfokus di beberapa daerah saja, semisal di Kota Namlea. Karena itu, Pemkab Buru akan berupaya supaya pemerataan kualitas pendidikan itu merata di semua wilayah.

Kabid Pengajaran Dinas PK Kabupaten Buru, Ibrahim Soekonora sebelumnya mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pembenahan masalah kesenjangan pendidikan, hal ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

Upaya-upaya yang dilakukan, sebut dia, diantaranya peningkatan kualitas guru melalui kegiatan pelatihan, maupun studi lanjut (penyetaraan pendidikan S1).

Ini karena, lanjut dia, guru memiliki posisi sangat penting dan strategis dalam pengembangan potensi yang dimiliki peserta didik. “Pada diri gurulah kejayaan dan keselamatan masa depan bangsa dengan penanaman nilai-nilai dasar yang luhur kepada generasi muda, sebagai cita-cita pendidikan nasional dengan membentuk kepribadian sejahtera lahir dan bathin, yang ditempuh melalui pendidikan agama dan pendidikan umum,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas atau kualitas guru, sebut dia, juga melakukan peningkatan materi. Dijelaskan, dalam rangka peningkatan pendidikan maka peningkatan materi perlu mendapat perhatian karena dengan lengkapnya meteri yang diberikan tentu akan menambah lebih luas pengetahuan siswa. Hal ini akan memungkinkan peserta didik dalam menjalankan dan mengamalkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan baik dan benar.

Materi yang disampaikan pendidik, sebut dia, harus mampu menjabarkan sesuai yang tercantum dalam kurikulum. Pendidik harus menguasai materi dengan ditambah bahan atau sumber lain yang berkaitan, lebih aktual dan hangat. Sehingga peserta didik tertarik dan termotivasi mempelajari pelajaran.

Selanjutnya, upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan dalam pemakaian metode. Metode merupakan alat yang dipakai untuk mencapai tujuan, maka sebagai salah satu indikator dalam peningkatan kualitas pendidikan perlu adanya peningkatan dalam pemakaian metode.

Yang dimaksud dengan peningkatan metode, lanjut dia, bukanlah menciptakan atau membuat metode baru, akan tetapi bagaimana cara penerapannya atau penggunaanya yang sesuai dengan materi yang disajikan, sehingga memperoleh hasil yang memuaskan dalam proses belajar mengajar.

“Pemakaian metode ini hendaknya bervariasi sesuai dengan materi yang akan disampaikan sehingga peserta didik tidak akan merasa bosan dan jenuh atau monoton,” jelasnya.

Selain itu, peningkatan kualitas belajar juga merupakan upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan seperti memberi rangsangan kepada para peserta didik agar tidak jenuh di dalam kelas.

Dan juga memberikan motivasi belajar sebagai pendorong peserta didik yang berguna untuk menumbuhkan dan menggerakkan bakat peserta didik secara integral dalam dunia belajar, serta mengadakan lomba untuk meningkatkan prestasi peserta didik, membantu peserta didik dalam pembentukan mental yang tangguh selain pembentukan pengetahuan.“Untuk membantu proses pengajaran yang selalu dimulai dari hal-hal yang nyata bagi siswa,” tandasnya. (CR8)

Most Popular

To Top