Senator Minta Pemprov Transparan Soal Migas Marsela – Ambon Ekspres
Politik

Senator Minta Pemprov Transparan Soal Migas Marsela

AMBON,AE— Ditengah harapan masyarakat Maluku agar Pemerintah Pusat segera mereleasasikan Participarting Interest (PI) 10 persen terkait pengelolaan Migas Blok Marcela, justeru Senator asal Maluku, John Pieris mengaku, minyak dan gas blok Marsela masuk perairan nasional.

Ini yang mengakibatkan, Participating Interest (PI) 10 persen diklaim provinsi lain. Blok Marsela itu masuk perairan nasional. Kalau masuk perairan Maluku tidak masalah. Tapi, kenapa provinsi NTT minta pembagian PI Marsela. Ini karena lokasi Migas Marcela itu tidak masuk di wilayah laut provinsi atau laut Maluku. Itu yang mesti dipahami,”kata Pieris kepada Ambon Ekspres, Selasa ((30/6).

Soal pemerintah pusat belum juga merestui secara tertulis PI, dia mengaku, PI Migas didaerah lain tidak dipermasalahkan karena masuk perairan nasional.”Jadi memang daerah lain tidak ribut karena itu. Maluku ribut minta PI. Tapi, saya ingatkan bahwa rakyat dan daerah tidak boleh dirugikan. Apalagi, eksplorasi berdampak lingkungan. Yang rugi tentu masyarakat nelayan,” terangnya.

Meski begitu, dia berharap, Pempus yang telah menyepakati pemberian PI mesti direleasasikan. ”Jangan janji kosong saja. Kita akan tagih Presiden saat Pesparawi nasional di Kota Ambon,” tandasnya.

Karenanya, Pieris  berharap, Pemprov segera menjelaskan kepada masyarakat agar tidak terjadi perbedaan pendapat soal PI.”Mesti ada pemahaman. Persoalan ini mesti diluruskan. Jadi Pemprov mesti transparan jelaskan kepada publik,” ingatnya.
Disisi lain, dia juga menyoroti program Pempus soal poros maritim. Dia berharap, konsep poros maritime,  Maluku diuntungkan. ”Artinya, konektivitas poros maritim, Maluku rugi karena tidak disingghi oleh kapal. Mesti Maluku diuntungkan. Apalagi, kapal berukuran besar akan melayari laut Maluku. Tentu limbah akan dibuang. Mesti ada dana kompensasi,” pungkasnya. (JOS)

Most Popular

To Top