SMP IT As Salam Ditata seperti Pesantren – Ambon Ekspres
Pendidikan

SMP IT As Salam Ditata seperti Pesantren

Perekrutan siswa baru tahun ajaran 2015-2016 di SMP IT As Salam, Kebun Cengkeh Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon agak sedikit berbeda dengan penerimaan siswa di SMP lain di Kota Ambon. Di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu asuhan Yayasan As Salam Maluku ini, penerimaan siswa baru seperti pesantren.

Dari jumlah 68 siswa yang mendaftar, hanya menerima 40 siswa sesuai daya tampung rombongan belajar (rombel).
Ketua Panitia Masa Orentasi Siswa (MOS) SMP IT As Salam, Wa Ani SPd menuturkan, kebiasan SMP IT As Salam dari tahun ke tahun tata cara penerimaan siswa baru secara terpisah, yakni terpisah kelas putra dan  putri.

Ini dimaksud agar lebih mudah disaat memberikan materi ajar untuk keperempuan. “Jadi polanya seperti pesantren, lain hal dengan sekolah lain putra dan putri bercampur. Kita pisahkan agar membiasakan lebih mendalam mengenal diri,” timpalnya.

Menurut guru biologi ini, animo siswa masuk SMP As Salam tiap tahun meningkat. Meski meningkat tetap dibatasi dengan keterbatasan rombel.

Meskipun rombel terbatas namun SMP As Salam sebagai sekolah swasta dapat bersaing dengan sekolah negeri. “Kami ingin menerima siswa sampai ratusan orang karena animo yang tinggi, namun tetap dibatasi sesuai rombel,”ungkapnya.

Pemisahan bukan saja di kelas, namun MOS juga secara terpisah. MOS berlangsung selama 3 hari di Bulan Suci Ramadhan, yang diisi dengan materi baca quran (mangaji),pengenalan SMP As Salam dan mengaji. ”Ini agar menambah modal dasar agama, dan bagaimana mengetahui tata tertib sepanjang tiga tahun menuntut ilmu di As Salam,“ tambahnya.

Guru IPA ini merasa lebih nyaman ketika belajar terpisah kelas putra dan putri bahkan siswa merasa aman ketika berpisah dengan kaum hawa.

Jadi ada manfaat ketika berpisah antara kaum adam dan hawa, karena visi, misi yayasan dalam membangun pondasi agama, sehingga ketika alumni As Salam masuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah (MA) mereka bisa menerapkan bagaimana tata cara belajar yang penuh dengan aturan agama.

“Untuk kurikulum K-13 di SMP As Salam sudah ditarafkan hanya saja diperuntukan pada kelas 7 sementara kelas 8 dan 9 masih menggunakan KTSP 2016,” tandas Ani (AID)

Most Popular

To Top