PDIP Mulai Kehilangan Arah – Ambon Ekspres
Trending

PDIP Mulai Kehilangan Arah

AMBON,AE.- Sesepuh PDIP Maluku, Jusuf Leatemia berharap, DPD PDIP Maluku memainkan perannya untuk mengusung kader terbaiknya di Pilkada Aru dan Buru Selatan. Pasalnya, PDIP mulai kehilangan arah politik di dua daerah itu.

‘’Saya ingatkan DPD PDIP agar tidak  saja fokus pada Welem Kurnala sebagai bakal calon Bupati Aru. Saya juga mengingatkan agar Sami Latbual tidak dipaksakan mendampingi Tagop Solisa di Pilkada Bursel. PDIP mesti memainkan peranya sebagai partai pemenang pemilu dan partai besar.

Kredibilitas partai mesti dijaga,’’ingat Leatemia ketika dicegat Ambon Ekspres, kemarin.

Untuk Pilkada Aru, terang dia, saat ini banyak parpol mulai merapat di Johan Gonga salah satu balon Bupati Aru. Dikuatirkan, jika PDIP yang kini memiliki 3 kursi di DPRD Aru fokus dan memaksakan Kurnala, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu kehilangan kesempatan di Pilkada Aru.’’Semua kursi khan sudah diambil oleh Gonga termasuk PKS dan sejumlah parpol lainya. Nah, kalau Kurnala dipaksakan dan tidak mendapat tambahan 1 kursi maka, PDIP menjadi penonton atau tidak mengusung pasangan calon di Aru,’’sebutnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, keinginan sejumlah pengurus DPD PDIP Maluku termasuk Sami Latbual agar mendampingi Tagop Solisa di Bursel mesti legowo.’’PDIP jangan lari dari Tagop. Rekomendasi mesti diberikan kepada Tagop dan Ayub Saleky. Latbual itu tidak ada apa-apanya. Apalagi, diduga keras ijazah Latubual bermasalah. Ini yang mesti disikapi secara serius,’’bebernya.

Dia juga menyesalkan, ada sejumlah pengurus DPD PDIP Maluku mengintimidasi atau menekan kandidat bupati tertentu.’’Saya tidak tahu motivasinya. Tapi, yang pasti aksi penekanan itu sangat disesalkan,’’kesalnya.

Karenanya, ingat dia, jika Pilkada Bursel dan Aru PDIP kehilangan arah dukungan, maka Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Adrian Huwae dan pengurusnya dimintai pertanggungjawaban.’’Ini bukan partai abal-abal. Jangan papalele (dagang) partai ini. Jangan ulah pengurus tertentu partai ini jadi hancur dan tidak berwibawa,’’ingatnya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, jika Tagop bersikukuh menggandeng Ayub dan PDIP tidak merekomendasikan dua calon incumbent itu, partai berlambang banteng kekar itu akan mencalonkan Sami Latbual dan Jainudin Boy sebagai balon Bupati dan Wakil Bupati Bursel.’’Itu skenario politiknya. Tapi, apakah dua figur ini teruji dan mampu menyaingi Tagop dan Saleky yang kini menjabat Bupati dan Wakil Bupati Bursel,’’sebutnya.

Ketua DPW PKS Maluku, Said Mudzakir Assagaff mengaku, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi kepada Johan Gonga sebagai balon Bupati Aru.’’Kalau Aru rekomendasi PKS kepada Johan Gonga. Johan berproses secara serius ikut mekanisme di PKS sejak awal. Apalagi, pak Johan gandeng kader PKS sebagai wakilnya. PKS usung pak Johan karena telah diusung PKPI dan NasDem,’’kata Assagaff ketika dihubungi, kemarin.

Sementara Pilkada Bursel, terang dia, hingga kini ada dua kandidat Bbupati yang berproses di PKS.’’mereka adalah hakim Fatsey dan Sofyan Solisa.  Rekomendasi 1 minggu setelah lebaran akan dikeluarkan kepada salah satu dari mereka. Ini karena selama ini mereka berproses di PKS,’’ pungkasnya. (JOS)

Most Popular

To Top