Dua Polisi Diparangi – Ambon Ekspres
Trending

Dua Polisi Diparangi

Langgur,AE— Berniat melerai bentrok massa, dua polisi dari satuan buru sergap (buser) Polres Maluku Tenggara, justeru ditebas. Keduanya mengalami luka serius di bagian kepala dan leher. Kini mereka menjalani perawatan serius di RSUD Karel Sadsiutubun.

Kedua polisi masing-masing Brigadir Polisi Philipus Wear dan Brigadir Polisi Nustianto Latue. Informasi yang dihimpun Ambon Ekspres, pembacokan terhadap dua oknum polisi terjadi di kawasan Jalan Vitasari, Kota Langgur Rabu (8/7) sekira pukul 00.10 WIT.

Kedua korban yang sempat melintas kawasan tersebut melihat adanya konsentrasi massa dua kelompok pemuda. Keduanya langsung berhenti untuk melerai dan membubarkan massa. Sayangnya oknum yang tidak dikenal secara membabi buta melakukan penyerangan terhadap kedua polisi.

Kedua oknum polisi tanpa ada perlawanan langsung kena bacok senjata tajam. Brigpol Latue, dibacok tepat di tengah kepala, sabetan di punggung kanan, dan sabetan leher kiri. Brigpol Wear hanya kena satu bacokan di tengah kepala tetapi sangat rawan. Usai membacok, pelaku melarikan diri. Beberapa warga yang ada di sekitar langsung menyelamatkan kedua polisi yang jatuh tersungkur bersimbah darah.

Salah satu warga mengakui kedua oknum polisi yang kena bacok sesungguhnya telah dibuntuti para pelaku sebelum tiba di tempat kejadian. Tiba di lokasi kejadian, para pelaku langsung melakukan pembacokan. ”Menurut sebagian warga sebelum kejadian kedua polisi sudah diikuti para pelaku, jadi ketika di TKP langsung dibacok,” ungkap salah satu sumber yang ditemui Ambon Ekspres di TKP siang kemarin.

Kapolres Malra AKBP Mohammad Roem Ohoira  mengakui adanya pembacokan dua oknum anggota Polres Maluku Tenggara itu. “Kedua anggota kami ini sempat melintas di tempat kejadian, melihat terjadi konflik antar warga, keduanya terpanggil melarai,” kata Kapolres kepada wartawan ketika mengunjungi kedua korban yang dirawat di RSUD Sadsuitubun Langgur, siang kemarin.

Dia telah memerintahkan anggota polisi untuk menyisir lokasi TKP dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku. “Setelah kejadian, saya perintahkan anggota ditempatkan di TKP dan mencari pelaku untuk pertanggungjawabkan tindakan terhadap anggota kami,” tandasnya.

Ditanya soal para pelaku, mantan Kapolres Aru itu menegaskan hingga kini pelaku masih dalam pengejaran tetapi beberapa orang telah dipanggil untuk dimintai keteranganya. “Pelaku belum kami temukan, tetapi beberapa orang telah kami mintai keterangan,” ujarnya.

Pasca dirawat, kini kondisi keduanya cukup stabil karena langsung ditangani tenaga medis. “Pasien dengan nama Philipus Wear dan Nustianto Latue masuk emergency sekira pukul 02.30 WIT dengan luka bacok langsung diambil tindakan medis oleh dokter bedah dan dokter jaga,” ungkap Sekretaris RSUD Sadsuitubun Langgur, Antonius Raharusun yang didampingi Dokter Bedah, Greg Harbelubun.

Menurut Dokter Harbelubun, dua korban yang masuk langsung diberikan tindakan medis, satu korban yakni Nustianto Latue tidak mengalami luka serius tetapi rekannya, Philipus Wear mengalami luka serius dengan diameter  luka bacok panjang 15 cm, lebar 3 cm, dan kedalaman 2,5 cm dan harus menjalani operasi pukul 08.30 WIT. (SAT)

Most Popular

To Top