Bau Amis dan Belatung Ikan Masuk Rumah Warga – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Bau Amis dan Belatung Ikan Masuk Rumah Warga

LANGGUR,AE—Keberadaan pasar ikan Langgur turut memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara. Hanya saja penataan terhadap kondisi pasar tersebut perlu mendapatkan perhatian serius pemerintah setempat.

Betapa tidak, warga selama kurun waktu 7 tahun terakhir ini diresahkan dengan bau amis yang menguap dari air limbah pasar ikan. Ironisnya, aliran pembuangan air limbah tertutup mengakibatkan air tergenang di atas tanah dan tak jarang mengalir diatas jalan raya saat kendaraan melintas sehingga warga yang melintas juga turut menghirup bau tidak sedap.
Marius Ulukyanan, salah satu warga sekitar menuturkan bau amis itu cukup meresahkan warga karena tidak ada kolom resapan atau selokan air. “Sebelumnya memang ada selokan sehingga air limbah mengalir lancar, tapi ketika pembuatan jalan raya, selokan tertutup timbunan tanah,” papar Ulukyanan saat ditemui Ambon Ekspres, siang kemarin.
Ulukyanan mengakui  lebih menjijikkan lagi belatung atau cacing yang dihasilkan dari pembusukan ikan bertelur dalam ribuan ekor sehingga belatung berserakan ke jalan bahkan ada yang merayap hingga masuk rumah warga.
Kata Ulukyanan, kondisi ini sudah dilaporkan kepada pengelola pasar dan Badan Pengendalian Lingkungan hidup Kabupaten Malra, namun tidak pernah diresponi. “Warga meminta Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubun mendengarkan keluhan warga tersebut karena unsur pemerintah lain tidak mendengarkan. Kami senang dengan aktifitas pasar tapi masalah kebersihan pasar menjadi persoalan bagi warga sekitar,” tuturnya.
Pengelola pasar Langgur, Ulis Renyaan saat dikonfirmasi mengakui pihaknya sudah mendapatkan keluhan warga sekitar pasar itu. Pihaknya menegaskan kondisi tersebut telah dilaporkan kepada instansi terkait karena pengelola pasar tidak mengelola anggaran.

“Kami telah berkordinasi dengan Bappeda Kabupaten Maluku Tenggara dan informasinya telah dianggarkan untuk tahun 2015 ini pembuatan kolam resapan pembuangan air limbah pasar ikan,” katanya seraya menganjurkan untuk konfirmasi pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malra.  (SAT)

Most Popular

To Top