Perlu Evaluasi Jumlah Produk dan Daya Beli – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Perlu Evaluasi Jumlah Produk dan Daya Beli

MASOHI,AE—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Maluku Tengah diingatkan untuk terus melakukan evaluasi terhadap jumlah produk maupun terhadap daya beli masyarakat sehingga muda mengetahui perkembangan produk berikut daya beli masyarakat di Kota Masohi.  “Disperindag dan jajaran teruslah mengevaluasi jumlah produk serta tingkat daya beli masyarakat, ini penting sehingga kita mengetahui perkembangnya,” ujar Bupati Tuasikal Abua ketika membuka pasar murah menyambut Hari Raya Idhul Fitri 1436 Hijiriyah, Sabtu,(11/7) kemarin, di pelataran Masohi Plaza (Maplaz).
Menurutnya, tingkat daya beli serta kebutuhan masyarakat mengalami perkembangan dan perubahan apalagi menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya maupun Hari Natal, dimana nampak dari beragam jenis kebutuhan pokok yang disediakan para pelaku usaha di daerah ini. “Saya juga apresiasi bagi pelaku usaha pasar yang telah memenuhi sembilan kebutuhan pokok saat ini. Nah, perkembangan akan kebutuhan itulah yang mesti dilihat Disperindag dan jajarannya,” ketusnya.
Namun, di sisi lain Bupati mengingatkan sembilan bahan pokok dengan harga yang relatif terjangkau diperuntukan bagi masyarakat, sehingga tidak benar bila kebutuhan bahan-bahan pokok tersebut kemudian diperjualbelikan. “Pasar murah dengan harga relatif ini agar bisa dijangkau oleh masyarakat, bukan untuk orang per orang apalagi menjualbelikan,” ingat bupati.
Adapun sejumlah kebutuhan pokok di pasar murah yang disediakan pelaku usaha pasar di Kota Masohi diantaranya, Susu Rp 8ribu/kaleng, Telur Rp 12ribu/10 butir, Minyak Bimoli Rp 14 ribu/liter, Mentega Rp 16 ribu/2 buah, Gula Pasir Rp 11ribu/Kg, Beras Rp 20ribu/2kg, Terigu Kemasan Rp 9ribu/Kg, Terigu Biasa Rp 7ribu/Kg, serta Coca-Cola Rp 12/liter.
Pantauan Ambon Ekspres, warga di Kota Masohi dan sekitarnya mulai membanjiri halaman Masohi Plaza sejak pukul 08.00 Wit, untuk memperoleh kupon yang disediakan panitia. Usai dibuka bupati, warga kemudian mengantre untuk mendapatkan kupon tersebut. Tak ayal, bupati Tuasikal Abua didampingi unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) turut mengambil bagian dalam pembagian kupon kepada masyarakat dan dikerumini warga.
Suntani, salah satu warga Kampung Bugis, Negeri Haruru, Kecamatan Amahai mengaku keberadaan pasar murah tersebut cukup membantu. “Harga beda-beda tipis saja deng harga umum, ya terima kasih saja karena pasar ini cukup bantu katong masyarakat kecil,” akuinya ketika ditemui di lokasi pasar.
Selain kebutuhan pangan, para pelaku pasar lainnya tidak kalah mendagangkan keperluan sandang. “Khan mau lebaran jadi pasti ada yang mau membeli pakaian, dan pakaian dipasar ini kita sesuaikan dengan kemampuan, kualitas juga bagus,” kata  Ode Madi terpisah. Pasar tersebut dibuka selama dua hari dan tutup pada Minggu,(12/7) kemarin.(ANC)

Most Popular

To Top