Bom di Haruku, Penganiayaan di Hila – Ambon Ekspres
Trending

Bom di Haruku, Penganiayaan di Hila

Ambon, AE— Selain di Mamala-Morela, Kecamatan Leihitu, insiden yang diduga provokasi untuk memicu konflik terjadi di dua desa berbeda, di Hila dan Pulau Haruku. Dari insiden ini, delapan orang mengalami luka ringan dan berat akibat penganiayaan dan terkena serpihan bom.

Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pp.Lease Iptu Izaak Salamor, kepada koran ini kemarin menjelaskan, terjadi ledakan Bom dikawasan Desa Ori, Kecamatan Pulau Haruku yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal. ”ledakan Bom itu kejadianya hari minggu malam sekitar pukul 19.00 Wit,” Ungkap Salamor.

Akibat dari ledakan Bom tersebut, beberap siswa SMP yang baru saja pulang piknik dengan menggunakan kendaraan di pantai Yanain di kawasan desa Hulaliu, mengalami luka-luka akibat terkenal serpihan Bom saat melintasi kawasan itu.

Mereka yang terkena bom, adalah  Syhiria Tuasikal (15) sementara dirawat RST,  Firman Latuamuri (15) sementara di rawat RSUD Masohi, sedangkan dua lainya Gaibia Latuconsina dan Mohamat Hatif, mengalami luka ringan dan hanya di tangani di rumah.

selain itu, salamor juga membeberkan terjadi pengeroyokan Warga Hila yang dilakukan oleh sekelompok pemuda yang berasal dari Dusun waitomo. Sementara para pelaku masih diselediki. “tanggal 17 pas lebaran kemarin juga terjadi penganiyaan terhadap 3 warga Hilla di dusun Waitomu,” kata dia.

Dua orang korban, Sandi Olong dan Anwar Sadat Ely mengalami luka tetapi tidak serius, sedangkan Mohammad Anjurang Mengalami luka yang cukup serius, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Otokuiq passo.

Ditempat lain, Anggota DPD asal Maluku, John Pieris mengatakan, konflik Mamala-Morela sudah berlangsung lama, namun selalu terulang karena persoalan sepele. ”Contohnya, ketersinggungan dan pergesekan sosial. Jadi tidak ada pergesekan ideologis atau agama di sana (Mamala-Morela),” kata Pieris ketika dihubungi Ambon Ekspres, kemarin.
(AHA/ERM/JOS)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!