Pembenahan Pendidikan Dilakukan Bertahap – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Pembenahan Pendidikan Dilakukan Bertahap

Pemerintah Kabupaten Buru dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Buru terus melakukan pembenahan pendidikan mulai dari pembenahan sistem, infrastruktur dan pembangunan gedung sekolah baru hingga masalah kualitas tenaga pendidik dan kependidikan.

Hanya saja, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, Norman Hamzah mengaku, pembangunan serta pembenahan pendidikan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. “Pembenahan pendidikan terus dilakukan disemua aspek, bukan hanya masalah sarana dan prasarana fisik, tapi juga sumber daya guru,” ujarnya kemarin.
Ia mengaku, seluruh pembangunan dibidang pendidikan tidak bisa serta merta dilakukan begitu ada aspirasi dari masyarakat. Namun semua aspirasi itu ditampung untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan disesuaikan kemampuan anggaran yang ada di daerah.
Lebih lanjut dikatakan, dalam tahun 2015 ada beberapa pembangunan yang dilakukan diantaranya, rehap sekolah, pembangunan rumah dinas guru dan pembangunan gedung sekolah baru khusus untuk SMK Namlea dan SMP di Desa Jamilu, Kecamatan Namlea.
“Peletakan batu pertama untuk sekolah di Desa Jamilu sudah dilakukan beberapa pekan lalu. Sementara untuk SMK akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” jelasnya.
Terkait dengan perkembangan pendidikan khususnya mengenai pembangunan infrastruktur yang merupakan pendukung serta penunjang kegiatan pendidikan, Hamzah mengatakan, untuk Kabupaten Buru masih memerlukan banyak pembenahan, sehingga sangat dibutuhkan campur tangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa.
“Kebutuhan yang perlu mendapat perhatian cepat diantaranya perbaikan gedung sekolah dan penambahan fasilitas sekolah khususnya sekolah-sekolah yang ada di daerah pedesaan dan pegunungan. Namun semuanya itu membutuhkan waktu karena setiap pekerjaan membutuhkan anggaran,” tandasnya.
Lanjutnya, sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan serta penambahan fasilitas harus melakukan koordinasi dengan pihak dinas serta membuat proposal agar dapat dianggarkan dalam proses penganggaran dana tahun berikutnya.
Hamzah juga mengatakan, seperti yang dilakukan beberapa sekolah tingkat SMP yang membuat proposal atau permintaan meja kursi. Hasilnya, dalam tahun 2015, meja kursi yang diminta sudah disalurkan ke sekolah-sekolah sesuai permintaan.
Disinggung mengenai perkembangan pendidikan di Kabupaten Buru, Hamzah mengatakan, perkembangan pendidikan di Kabupaten Buru sudah sangat baik hal itu ditunjukan dengan prestasi sekolah dari tahun ke tahun.
Untuk sekolah-sekolah di pedesaan dan pegunungan sementara diupayakan pembangunan rumah dinas guru. Hal ini untuk menunjang opersional guru sehingga target pencapaian kualitas pendidikan di daerah pedesaan dan pegununagan itu dapat diraih. “Kualitas pendidikan di pedesaan itu harus setara dengan pendidikan di kota kecamatan dan Kota Namlea,” tuturnya. (CR8)

 

Most Popular

To Top