Provokator Gentayangan di Ambon – Ambon Ekspres
Trending

Provokator Gentayangan di Ambon

AMBON, AE— Dua hari terakhir warga di Kota Ambon diterpa isu. Banyak isu menyebar yang berbau provokatif. Warga coba di adu domba untuk berkonflik antar sesama. Informasi tak benar coba diramu, kemudian disebar ke handphone  warga. Sampai kemarin daya tahan terhadap isu-isu cukup baik.

Warga sempat dibuat tegang. Akhirnya banyak yang takut beraktivitas di luar rumah. Beruntung masih ada warga yang mencoba mengonfirmasi setiap informasi masuk baik melalui handphone maupun cerita dari warga lainnya. Yang paling santer, soal isu pemblokiran jalan.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Hasanuddin Mukaddar menegaskan, isu dan informasi akan adanya tindakan tersebut, sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Yang sengaja memperkeruh situasi dan kondisi keamanan di Kota Ambon.

Mukaddar meminta kepada seluruh masyarakat, terutama warga Kota Ambon, untuk tidak terprovokasi atas isu-isu tersebut. Dan jika menerima informasi adanya insiden, segera dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

“Tidak itu. isu itu sangat tidak benar. Kalau ada  tolong simpan sms ataupun sebagainya supaya dilaporkan kepada pihak kepolisian atau pihak yang berkompeten, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang dapat mengganggu situasi dan kondisi keamanan yang ada. Masyarakat diminta untuk tenang dan tidak usah untuk mempercayai dan terprovokasi atas informasi yang ada,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Uskup Dosis Amboina PCMandagi. Dia menghimbau kepada seluruh umat kristiani yang ada di Maluku, untuk tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan, dan jangan terprovokasi  atas isu pasca insiden dibeberapa wilayah yang ada. Baik di Maluku maupun di Papua. “Mari kita jaga situasi dan kondisi keamanan yang ada di Negeri ini,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mandagi juga meminta maaf kepada seluruh umat Islam di Maluku, atas insiden yang terjadi di Tolikara maupun di Laha dan Tawiri itu. “Atas nama umat, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas beberapa peristiwa yang ada. Sekaligus merasa prihatin atas peristiwa Mamala-dan Morela. Namun saya juga mengajak masyarakat dan aparat keamanan agar mari kita semua menjaga kondisi keamanan yang ada. Negeri ini tidak mungkin aman tanpa ada kesadaran dari masyarakat dan aparat keamanan untuk menjaga keamanan yang ada,”pesannya. (AhA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!