Kapolda: Cari dan Tangkap Provokator – Ambon Ekspres
Trending

Kapolda: Cari dan Tangkap Provokator

AMBON,AE— Kepala kepolisian daerah Maluku, Brigadir Jenderal Polisi Murad Ismail mengatakan, kondisi keamanan di Maluku sudah sangat kondusif sehingga masyarakat tidak perlu untuk mempercayai informasi ataupun isu, yang sengaja dibuat untuk mengganggu stablitas keamanan di negeri ini.

Maluku ini hancur karena isu-isu yang sengaja dihembuskan atau disampaikan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Kita akan cari dan tangkap penyebar itu. Jadi jangan main-main,” tegas Kapolda, yang didampingi Panglima Kodam, usai melaksanakan kegiatan ramah tamah pangdam bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di lobi Makodam, Rabu (22/7) kemarin.

Menurut perwira tinggi polri ini, masyarakat Maluku sudah lebih dewasa dalam menyikapi dan menilai serta menerjemahkan setiap informasi yang dapat mengganggu kondisi keamanan. Olehnya itu, untuk mengantisipasi dan meredam serta mencegah perkembangan isu dan informasi yang bersifat provokatif, dia telah berkoordinasi dengan Panglima Kodam, untuk mengumpulkan seluruh tokoh agama, masyarakat dan pemuda di Kota Ambon.

“Kegiatan ini (Ramah tamah pangdam bersama tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda), merupakan salah satu bentuk mencegah isu-isu yang ada. Maluku beda dengan daerah luar, Maluku tetap Maluku. Jangan peristiwa dan kejadian ditempat lain, lalu kemudian menciptakan informasi yang tidak masuk akal, sehingga dapat mengganggu kondisi keamanan yang ada. Ini sangat tidak boleh sekali,”jelasnya.

Mantan Kepala Satuan Brimob Polda Metro Jaya ini, meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah mempercayai setiap informasi maupun isu yang ada. Dan jika ditemukan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Jika ada informasi itu, segera dilaporkan jangan biarkan seperti terus terjadi. Masyarakat jangan mudah percaya dan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib. Yang pasti akan kami tindak tegas itu,” terangnya.

Dia menambahkan, Kamis (23/7) siang, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, juga akan melakukan kegiatan untuk menangkal informasi dan isu yang dapat menganggu stabilitas keamanan dengan mengumpulkan seluruh tokoh pemuda, ketua TR/RW, Lurah dan camat sekota Ambon. “Besok kegiatan walikota di Islamic center, saya (Kapolda red) dan pangdam juga hadiri disana. Pak Gub (Gubernur red) mungkin juga hadir. Semuanya untuk keamanan Maluku, dan kota Ambon ini,”kunci putra Waihaong itu.

Terpisah Wakapolres Ambon, Kompol Hendrick Eka Bahalwan mengatakan, anggotanya telah disebarkan dibeberapa titik disekitar wilayah Kota Ambon. ”Kita sudah bekerja, sementara intelejen kita sudah kita tempatkan di beberapa tempat untuk menyelidiki  keberadaan para provokator yang mebuat isu-isu yang tidak benar itu,” kata Bahalwan

Polisi belum mengetahui siapa otak dibalik beredarnya isu yang berbau SARA itu. ”Identitas pelaku yang membuat isu, kita belum temukan. Saat ini anggota kita masih terus menyelidiki,” jelasnya.

Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Wiyarto mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pihak termasuk Polda Maluku, dalam menjaga situasi dan kondisi keamanan.

“Maluku ini sangat luar biasa, apalagi dengan hidup persaudaran yang sangat bagus ini. Mari kita bangun dan jaga kondisi ini. Kami selalu membantu pihak kepolisian dan menciptakan keamanan di negeri ini.

Masyarakat jangan mudah mempercayai setiap informasi yang ada. Kalau itu terjadi diluar Maluku, biarlah terjadi. Namun kita di Maluku, tetap hidup dalm kondisi seperti ini saja,” pesan perwira TNI seangkatan Kapolda Maluku itu.

Dalam acara ramah tamah pangdam bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, yang juga dihadiri akademisi dan sejumlah element masyarakat dan pemerintah itu, Gubernur Maluku melalui sekertaris provinsi Maluku Ros Far-Far mengatakan, kondisi keamanan Maluku ini tercipta karena berkat peran seluruh element masyarakat.

“Kita adalah pembuat keamanan dan kita juga pembuat kehancuran negeri ini. Untuk itulah mari kita semua bahu-membahu dan selalu tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan. Jangan lain curiga lain, jangan lain cemburu lain. Melainkan mari kita satu dalam melihat, satu dalam melangkah, yakni Maluku aman, Maluku damai dan Maluku sejahtera,” terangnya.

Dalam kesempatan itu juga, sekaligus dilakukan penandatanganan pernyataan bersama oleh pemerintah daerah, pemerintah Kota, TNI/Polri, seluruh perguruan tinggi se Maluku, dan seluruh lapisan masyarakat, tentang situasi dan kondisi keamanan yang ada di Maluku. (AHA/ERM)

Most Popular

To Top