Izin Perusahaan TW dan Alfred Dicabut – Ambon Ekspres
Trending

Izin Perusahaan TW dan Alfred Dicabut

AMBON,AE— Direktur PT Mabiru Industries Alfred Betaubun membantah informasi media soal pencabutan izin perusahaannya. Hingga kemarin, Alfred mengaku belum mendapatkan surat resmi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Saya juga baru tahu dari media. Kalau pun sudah dicabut izinnya, maka suratnya sudah kami terima. Sampai sekarang belum ada surat dari KKP. Silahkan saja cek di PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara) Tantui,” ujar Alfred kepada Ambon Ekspres, Jumat (26/6) dari Singapura.

Seperti ditulis Tempo.co, Jumat (26/6), terdapat 5 perusahaan yang bergerak di bidang perikanan dicabut izinnya oleh pemerintah. Diantaranya PT. Maritim Timur Jaya milik Tomy Winata yang berlokasi di Tual, Maluku, PT Pusaka Benjina Resources, PT Dwikarya Reksa Abadi, PT Indojurong Fishing Industry, dan PT Mabiru Industry.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, lima perusahaan itu melakukan pelanggaran serius, yakni pencurian ikan (illegal fishing) dan tindak pidana lain. pelanggaran yang dilakukan perusahaan tersebut antara lain kapal yang dimiliki bukan kapal Indonesia, anak buah kapal yang hampir seratus persen asing, serta adanya dugaan kerja paksa terhadap Anak Buah Kapal (ABK).

Kepala Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Ambon Mulyadi saat dikonfirmasi via telepon, mengaku, pihaknya belum menerima instruksi, baik berupa arahan maupun surat resmi dari Menteri Susi melalui Ditjen PSDKP KKP. Informasi soal pencabutan izin PT Mabiru, juga diketahui dari media. “Kami juga mengetahuinya dari media. Kalau ada informasi pasti soal pencabutan izin perusahaan perikanan, maka biasanya ada surat dari KKP ke kita,” kata Mulyadi.

Mulyadi mengaku, tidak mengetahui dengan pasti, apakah PT Mabiru Industris masih beroperasi atau tidak. Sebab kata dia, kapal penangkapan dari perusahaan Alfred itu sudah lama berhenti beroperasi.

“Yang jelas kapal-kapalnya sudah gak beroperasi lagi. Kalau perusahaan, mungkin masih beroperasi. Karena pencabutan izinnya belum ada informasi kan,” tambahnya.

Selain bergerak dibidang penangkapan, PT Mabiru Industries melakukan kegiatan penyimpanan, pengepakan, pembekuan dan pengolahan untuk ekspor. Menurut  Alfred di Koran ini sebelumnya, perusahaannya hanya memiliki dua kapal, yakni Mabiru Jaya I dan Mabiru Jaya II. Dua kapal itu beroperasi di laut Seram, khusus untuk ikan pelagis seperti Tongkol, Kembung dan lainnya.

Sumber Ambon Ekspres dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku mengatakan, biasanya, surat pencabutan izin perusahaan perikanan sudah disiapkan. Hanya saja belum diserahkan secara resmi ke pemilik atau pengelola perusahaan.

“Biasa seperti itu. Mungkin masih dalam proses. Sebab yang kita tahu dari media, perusahaan ini (PT Mabiru Industries-red), sudah dicabut izinnya,” kata dia.

Dikatakan, pihak perusahaan akan ditindak oleh PSDKP. Apalagi pencabutan izin usaha disampaikan langsung oleh Menteri Susi. “Bisa ditindak oleh PSDKP yang ada di Tantui itu. Kalau Menteri bilang cabut, maka mereka harusnya segera mengeksekusi segala sesuatu yang ada di PT Mabiru Industries,” jelasnya.
(tab)

Most Popular

To Top