Jaksa “Garap” Kabid Tangkap DKP Maluku – Ambon Ekspres
Metro Manise

Jaksa “Garap” Kabid Tangkap DKP Maluku

Hari ini (kemarin, red), penyidik memeriksa satu saksi yakni Safar selaku Kabag Tangkap di DKP Maluku. Yang bersangkutan diperiksa penyidik Ikram Ohoiulun sejak pukul 15.00 WIT,” ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Palapia kepada koran ini.

Dijelaskan, pemeriksaan terhadap Kabid tangkap DKP itu, bertujuan untuk melengkapi berkas dua kontraktor. Mereka masing-masing Direktur PT Usaha Bahari, Benyamin Sutrahitu dan Direktur PT Fibrit Fiber Glass, Suratno Ramly. Nantinya, hasil pemeriksaan saksi itu, akan dituangkan dalam BAP dua tersangka. “Yafar diperiksa untuk melengkapi berkas dua tersangka pengadaan kapal ikan berkapasitas 15 GT, “ katanya.

Hingga saat ini, lanjut dia, penyidik telah memeriksa belasan saksi untuk melengkapi berkas lima tersangka yang dijerat dalam kasus tersebut. Penyidik juga telah memeriksa lima tersangka. Selain itu, besok (hari ini red) penyidik juga menggagendakan pemeriksaan terhadap penerima bantuan kapal. “Sudah belasan saksi yang diperiksa. Dan masih banyak lagi saksi yang akan kita periksa, termasuk para penerima bantuan,” jelasnya.

Pemeriksaan itu, lanjut Palapia, bertujuan untuk menggali sejumlah bukti-bukti yang masih dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas lima tersangka. Jika penyidik merasa sudah cukup bukti, barulah pemeriksaan saksi dihentikan kemudian berkas kelima tersangka itu diproses ke tahap selanjutnya.

Untuk diketahui,  anggaran pengadaan dua kapal penangkap ikan berkapasitas 15 Gross Ton (GT) dan 30 GT di DKP Maluku ini, bersumber dari APBN tahun anggaran 2013. Nilai anggaran kedua kapal ini Rp 11 miliar lebih.

Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidik menemukan bahwa ada kekurangan volume pekerjaan yang menimbulkan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Akhirnya, penyidik menjerat lima tersangka yakni mantan Kepala DKP Maluku, Bastian Mainassy, Direktur PT Fibrit Fiber Glass, Suratno Ramly, Direktur PT Usaha Bahari, Benyamin Sutrahitu, Direktur PT Satum Manunggal, Satum serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Abdul Mutalib Latuconsina.  (AFI)

Most Popular

To Top