Kehadiran Guru di Ambon Cukup Baik – Ambon Ekspres
GMGM

Kehadiran Guru di Ambon Cukup Baik

Hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran, Senin (27/7), tingkat kehadiran guru pada sekolah-sekolah di Kota Ambon dinilai baik. Pantauan yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon dan Dinas Pendidikan Kota Ambon pada sejumlah sekolah menunjukan tingkat kehadiran guru diatas 90 persen.

Sekolah yang dipantau dua instansi ini masing-masing SMA Kartika XIII-1 Ambon, SMP negeri 2 Ambon, SMPN 19 Ambon, SMK 7 Ambon, SMPN 4 Ambon, SMAN 1 Ambon dan SMAN 2 Ambon tingkat.

Kepala BKD Kota Ambon, Beny Silanno, kepada wartawan usai melakukan inspeksi mendadak pada sekolah di Kota Ambon mengakui, dari hasil sidak yang dilakukan terlihat tingkat kehadiran guru pada SMAN 1 Ambon dinilai baik dari sekolah lain yang ada di Kota Ambon.

Karena berdasarkan hasil sidak semua sekolah, kehadiran pegawai dan guru SMAN 1 Ambon mencapai 97 persen. “Untuk SMAN 1 hampir sebagian besar guru yang hadir di sekolah, tapi ada juga yang ijin, alpha maupun tanpa ijin,’’ terangnya.

Dia menggambarkan, terdapat 6.000 tenaga guru yang ada di Kota Ambon dan setiap hari melakukan aktivitas mengajar kepada siswa.

Bila ada guru yang tidak melaksanakan tugas dan kewajiban kepada siswa, maka siswa akan dirugikan dan selama ini Pemerintah telah memberikan hak secara baik kepada guru. “Kalau ada guru yang tidak hadir, siswa tentu dirugikan,’’ terangnya.

Dia menegaskan, akan memberikan sanksi setimpal dengan ketidakhadiran para guru, karena mereka telah mengikuti libur sekolah yang berlangsung sebulan penuh selama bulan puasa.

“Bagi guru yang membolos, akan dilakukan pembinaan lebih lanjut dengan memberikan teguran dan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepsek SMPN 2 Ambon La Siteni menambahkan, tingkat kehadiran guru pada SMPN 2 Ambon mencapai 60 persen. “Padahal saya sudah wanti-wati kepada guru agar, tanggal 25 Juli 2015 sudah selesai liburan, karena aktivitas belajar mengajar dilakukan pada tanggal 27 juli 2015 tidak ada yang bolos,’’ terangnya.

Dia mengakui, aktivitas sekolah pada SMPN 2 Ambon berlangsung pagi dan siang, makanya ada guru yang masuk pagi namun ada juga yang siang, sehingga guru yang tidak masuk di pagi hari akan melakukan aktivitas pada siang hari.

“Kita sekolah pagi dan siang, makanya ada guru yang mengajar siang sehingga, tidak sempat ke sekolah pagi,’’ kilahnya dihadapan pimpinan BKD dan Diknas. (PRO2)

Most Popular

To Top