Suplai Mitan di Ambon Lancar – Ambon Ekspres
Amboina

Suplai Mitan di Ambon Lancar

AMBON, AE.—Kegiatan penyaluran minyak tanah (Mitan) di Kota Ambon dari tingkat agen untuk pangkalan-pangkalan sampai saat ini berjalan dengan baik. Penyaluran minyak dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pihak agen.

Oya Matuanakotta, seorang pemilik pangkalan minyak di Jalan Skip Atas mengatakan, suplai minyak tanah (mitan) sampai saat ini masih berjalan lancar.

“Jadwal penyaluran mitan satu kali dalam seminggu. Tergantung pangkalan yang sudah menyetor uang mitan maka akan disuplai sesuai jadwal dari agen,”kata Matuanakotta kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Untuk harga jual mitan, tentu bervariasi tergantung lokasi penjualan. Untuk harga mitan dari agen saat ini Rp2600 per liter.

Kemudian dijual dipangkalan kalau lokasinya langsung bisa dijangkau oleh mobil distribusi mitan, maka harga jualnya sama.Tapi berbeda dengan pangkalan yang harus membayar biaya angkutan ke lokasi penjualan.

“Kalau pangkalannya langsung bisa dijangkau mobil distribusi mitan harga jualnya harus sama dengan agen, yakni Rp2600. Sedangkan, untuk pangkalan yang lokasi penjualan jauh dari jangkauan biasanya harga jual ditambah Rp1000 untuk ongkos angkut, sehingga per liternya Rp3600,”jelasnya.

Ditambahkan, untuk harga per drum (200 liter) Rp576.000. Biasanya suplai terlambat karena permintaan masyarakat untuk mitan meningkat.

“Kalau terlambat suplai ke pangkalan biasanya pihak agen langsung memberitahukan. Namun, sampai saat ini, sejak ada jadwal penyaluran tidak ada keterlambatan. Karena sudah sesuai jadwal, tergantung dari pangkalan saja yang menyetor uang,”tuturnya.

Sementara,  Ami(45) salah satu pemilik pangkalan mitan di Jalan Imam Bonjol, Kota Ambon mengatakan, suplai mitan masih berjalan lancar sampai saat ini.

“Karena suplai lancar maka kami (pengecer-red) bisa memenuhi permintaan masyarakat,”ungkapnya.
Dikatakan, harga jual di pangkalan miliknya sama dengan agen Rp2600 karena berada di pinggir jalan dan bisa dijangkau mobil penyalur mitan.

“Itu sudah diatur. Untuk pangkalan yang bisa dijangkau harus sama harga jualnya dengan agen. Sehingga untuk satu jerigen (5 liter) seharga Rp16.000. Kalau yang pangkalannya jauh, dijual dengan harga Rp18.000 per 5 liter,”jelasnya. (IWU)

Most Popular

To Top