Tersangka Baru TPPU, Bisa Ditetapkan Jaksa – Ambon Ekspres
Trending

Tersangka Baru TPPU, Bisa Ditetapkan Jaksa

AMBON, AE— Kejaksaan Tinggi Maluku akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam Tindak Pidana Pencucian Uang di Kabupaten Seram Bagian Timur. Pemeriksaan ini bisa berlanjut sampai pada penetapan tersangka, bila cukup bukti. Sebelumnya Bupati SBT dua periode, Abdullah Vanath sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Maluku Bobby Kin Palapia kepada Ambon Ekspres mengatakan, pihaknya belum dapat bersikap sebab berkas belum dilimpahkan secara resmi oleh penyidik Direktorat reserse kriminal khusus.

“Nanti dilimpahkan dulu, baru JPU meneliti. Apabila ditemukan masih ada kekurangan dalam berkas tersebut, maka dikembalikan lagi ke penyidik. Seperti itu mekanismenya,” katanya, kepada Ambon Ekspres kemarin.

Menurutnya, bila  polisi kembali melimpahkan berkas  ke JPU disertai tersangka, dan tidak  menemukan bukti atau data untuk   melengkapi berkas sesuai petunjuk JPU terutama penambahan dua tersangka, JPU akan kembali meneliti kelengkapan berkas.

“Bila masih ada kekurangan yang harus dipenuhi, jaksa dapat melakukan pemeriksaan tambahan. Diantaranya, dengan memeriksa para pihak yang diduga terlibat dalam kasus dana sebesar Rp 2.5 Milyar tersebut,” kata Bobby.

Pemeriksaan tambahan,  diatur dalam pasal pasal 30 ayat 1 huruf (e) Undang-Undang nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik  Indonesia, bahwa  jaksa melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik, junto   pasal 139 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) bahwa setelah penuntut umum menerima atau menerima kembali hasil penyidikan yang lengkap dari penyidik, ia segera menentukan apakah berkas perkara itu sudah memenuhi persyaratan untuk dapat atau tidak dilimpahkan ke pengadilan.

“ Kalau dalam pemeriksaan tambahan, ditemukan bukti  baru tentang keterlibatan pihak lain, maka  bisa ditetapkan tersangka tambahan (oleh  jaksa),” jelasnya.

Berkas perkara ini sudah dua kali dikembalikan Jaksa Penuntut Umum ke penyidik polisi. Polisi sudah lebih dari sebulan memelototinya. Anehnya, calon tersangka tambahan itu, adalah orang yang sudah lama meninggal dunia.

Hasil penyelidikan polisi saat ini mengarah kepada mantan salah satu calon tersangka yang telah meninggal dunia. “Hasil penyidikan kita itu mengarah kepada calon tersangka yang malah orangnya sudah meninggal. Mantan wakil ketua DPRD (DPRD SBT) itu,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Budi Wibowo, kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Selain mantan wakil Ketua DPRD SBT, Penyidik senior di Bareskrim Polri itu, mengaku pihaknya belum memiliki bukti yang kuat untuk menetapkan kedua mantan kepada cabang Bank Mandiri, pantai Mardika sebagai tersangka.

“Kalau untuk kedua mantan pimpinan kepala Cabang Bank itu, belum punya bukti yang kuat  untuk mengarah ke sana. Olehnya itu sementara kita masih berkoordinasi terkait berkas perkara itu,” jelasnya, kemarin. (MAN/AHA)

Most Popular

To Top