Bob Digoyang Anak Buahnya – Ambon Ekspres
Trending

Bob Digoyang Anak Buahnya

DPP akan Evaluasi Kinerja  DPD Demokrat

AMBON, AE— Demokrat kembali menjadi isu seksi di dinamika politik jelang Pemilihan kepala daerah, namun masalahnya bukan terkait kegiatan politik local lima tahunan itu. Jacobus Puttileihalat, kini sedang digoyang dari posisi ketua DPD Partai Demokrat Maluku. Bahkan DPP Demokrat akan secepatnya melakukan evaluasi terhadap  kepengurusan dibawah kendali Puttileihalat.

valuasi dilakukan terhadap kepengurusan DPD Demokrat Maluku saat ini, berdasarkan laporan pengurus lainnya. Banyak pengurus yang sudah tak lagi sejalan dengan Puttileihalat. Namun sejumlah orang dekat Puttileihalat pantang mundur. Friksi di tubuh partai ini sudah terjadi sejak lama, paska Abdullah Vanath dipecat dari partai berlambang mercy itu.

“DPP secepatnya akan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan DPD saat ini. Tentu ada laporan. Saya tidak tahu siapa yang melapor, namun ini terkait dengan kinerja ketua DPD Demokrat Maluku,” ungkap sumber Ambon Ekspres yang menolak menyebutkan namanya.

Wakil sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku, Halil Hatala, saat dikonfirmasi soal isu tersebut, via telepon, Rabu (5/8), membenarkan adanya informasi tersebut. Bahkan kata dia, sudah diketahuinya seminggu lalu. “Iya informasi itu benar. Jadi informasi sudah satu minggu yang lalu dari Jakarta,” ujar Hatala.

Menurut Hatala, DPP Demokrat harus segera melakukan evaluasi terhadap DPD Demokrat yang saat ini dipimpin Jacobus Puttileihallat sebagai ketua dan Roy Pattiasina selaku sekretaris.

“Kalau bagi saya, secepatnya DPP melakukan evaluasi. Pertama DPD Demokrat Maluku selalu memberikan informasi yang salah ke DPP. Misalnya soal rekomendasi bagi calon kepala daerah empat kabupaten di Maluku,” katanya.

Selain itu, kepemimpinan Jacobus dan Roy dinilai gagal merealisasikan program kerja, baik ditingkat DPD maupun dari DPP. Kemudian, terlalu otoriter dalam pengambilan keputusan sertra tertutup. .

“Kedua, selama kepemimpinan pak Bob dan Roy, mereka tak pernah melaksanakan rapat untuk evaluasi. Program dari pusat tak ada implementasi  dan tindaklanjut di lapangan. Karena itu, perlu dilakukan evaluasi. Tak pernah ada rapat harian untuk menentukan siapa yang akan diberikan rekomendasi. Ini hanya sesuai dengan keinginan sekretaris dan ketua,” bebernya.

Koordinator Partai Demokrat kabupaten Seram Bagian Timur itu mengaku pesimis dengan rekomendasi Demokrat untuk Mukti Keliobas-Fachri Alkatiri (Pilkada SBT), Barnabas Orno- Benyamin Noach di Maluku Barat Daya, Tagop Sudarsono Solissa-Ayub Saleky untuk  Pilkada Buru Selatan dan Johan Gonga-Muin Sagalrey.

Berbagai permasalahan itulah, yang membuat kader Demokrat terkadang tidak taat dan tak mengikuti instruksi DPD dan DPP.”Karena memang tidak sesuai dengan mekanisme organisatoris,”kesalnya.

Kader Demokrat lainnya, Arnes Sopacua tak mengetahui secara detail persoalan internal partai berlambang bintang mercy itu.”Jujur, saya belum tahu persis persoalan internal seperti apa. Sebaiknya tolong kontak pak Roy (Roy Pattiasina) saja selaku sekretaris DPD Partai Demnokrat,”singkat Sopacua saat dikonfirmasi via sms.

Roy Pattisina tak dapat dikonfirmasi soal tuduhan tersebut, hingga berita ini naik cetak. Begitu juga dengan pengurus Denokrat Maluku lainnya, Melkyas Frans. SMS tak terkirim ke dua elit Demokrat Maluku itu.(TAB)

Most Popular

To Top