BNN Datang, Hanya Ada 4 Anggota DPRD – Ambon Ekspres
Metro Manise

BNN Datang, Hanya Ada 4 Anggota DPRD

AMBON, AE— Walaupun sudah diberitakan kalau puluhan anggota DPRD Ambon sedang melaksanakan tugas ke luar daerah, namun Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku tetap mendatangi balai rakyat untuk melakukan pemeriksaan urine. Alhasil, dari 35 anggota DPRD Ambon, hanya 4 anggota yang mengikuti pemeriksaan urine. Hasilnya, keempat anggota DPRD itu negatif mengkonsumsi narkoba.

Keempat anggota legislatif yang menjalani pemeriksaan urine masing-masing Ali Rahman Ohorella dari PAN, Jacob Usmany dari PKPI, Novan Liem dari PPP dan Muriany Dominggu dari Demokrat. Sementara sisanya belum diperiksa, karena 26 anggota sedang mengikuti Lemhanas dan Baleg di Jakarta. Dan 5 anggota lainnya tidak hadir lantaran kedatangan BNN secara mendadak dan belum diagendakan.

Kepala BNN Maluku Kombes Pol M Arief Dimjati mengatakan, program pemeriksaan urine yang dilakukan di DPRD Ambon merupakan program tahunan untuk anggaran 2015. Karena selain bagian dari program presiden terhadap 100 ribu rehabilitasi penyalahgunaan dan pecandu narkoba, juga untuk mewujudkan aparatur pemerintahan yang bersih dan sehat bebas dari  narkoba. “Ini merupakan jawaban dari rumor yang beredar bahwa BNN Maluku membatalkan pemeriksaan urine di DPRD Ambon dan itu tidak benar. Kita setiap saat bisa bersedia melakukan tes urine dimanapun, karena merupakan salah satu program kegiatan kita. Dan salah satu cara indikator untuk mengetahui itu dengan cara ini,” ungkap Arief, kepada wartawan usai pemeriksaan urine, Kamis (13/8).

Dijelaskan, jika pemeriksaan urine ada yang terbukti positif menggunakan narkoba, maka akan didalami oleh BNN dan kemudian dilakukan asesmen. Sehingga nantinya tidak terlalu berat maka bisa dilakukan rawat jalan dan diobati atau disehatkan. Sementara jika nantinya terbukti pecandu tetap, maka harus direhabilitasi dengan cara yang lebih baik yakni rawat inap. “Kebetulan kita memang tidak memberitahukan kedatangan kita, karena jangan sampai ketika diberitahukan akan banyak yang tidak hadir, beralasan lain. Ini mendadak dan konsekuensinya seperti ini, karena tidak sesuai kegiatan DPRD dan keberadaannya,” akuinya.

Namun, dengan hasil yang didapat tidak membuat program pemeriksaan urine sampai disini. Karena BNN Maluku akan kembali melaksanakan pemeriksaan selanjutnya. Proses pemeriksaan urine merupakan langkah awal untuk memeriksa hasil urine seseorang untuk mengetahui apakah terindikasi menggunakan narkoba atau tidak.  “Ini sesuai dengan anggaran kita. Kita tahu saat ini narkoba sudah berkembang pesat di Kota Ambon. Dan semua kalangan maupun instanasi sudah kita lakukan pemeriksaan. Bahkan beberapa  SKPD juga sudah dilakukan.

Selama ini belum ditemukan, dan jika ada itu mereka mengkonsumsi obat tidur atau resep dokter terhadap penghilang rasa sakit, karena itu juga ada yang mengandung narkoba. Sementara dari kepolisian, itu diperiksa sendiri karena ada timnya untuk bagian pemeriksaan urine,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Ambon, Ali Rahman Ohorella menambahkan, sebagai wakil rakyat, DPRD Ambon sangat mendukung serta memberikan apresiasi bagi BNN Maluku yang telah melakukan pemeriksaan urine untuk semua anggota legislatif. Karena ini merupakan langkah positif terhadap kebijakan pemerintah untuk membasmi peredaran narkoba di masyarakat. “Setelah dilakukan di DPRD Ambon harus di seluruh lembaga maupun instansi lainnya negeri maupun swasta. Langkah seperti ini harus dilakukan berkesinambungan sehingga apa yang menjadi keinginan pemerintah bisa memberikan efek jera bagi pengguna narkoba,” tandas Ohorella.

Menurutnya, pemeriksaan urine untuk 4 anggota ini karena terjadi miskomunikasi. Dimana ada agenda yang telah ditetapkan untuk keberangkatan mengikuti agenda tahunan yakni Baleg dan Lemhanas. Sehingga nantinya, jika seluruh anggota DPRD Ambon telah kembali, maka akan diagendakan untuk melakukan pemeriksaan kembali. “

Kita sudah bicarakan di tingkat Badan Musyawarah (Bamus). Kita berharap sungguh ada koordinasi ulang agar ketika teman-teman lainnya kembali, bisa dilakukan tes urine lagi. Dan DPRD Ambon siap melakukan tes kembali,” pungkasnya.
(ISL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!