Mantan Sekwan dan Bendahara DPRD Tual Dibui – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Mantan Sekwan dan Bendahara DPRD Tual Dibui

Terlibat Korupsi ULP

AMBON, AE.—Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual menahan mantan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Tual, Haja Maimuna Kabalmay dan bendahara Sekwan, Ade Ohoiwutun, kemarin. Keduanya dijebloskan ke Rutan Klas II Ambon. Penahanan terhadap kedua tersangka terkait kasus korupsi Uang Lauk Pauk (ULP) di Sekretariat DPRD Tual tahun 2010.

Kasipidsus Kejari Tual, Theis Rahanra mengatakan, penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan terkait pelimpahan berkas tersangka dan barang bukti dari tim penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selanjutnya, berkas mantan sekwan dan bendahara itu akan diproses JPU untuk dilimpahkan ke pengadilan.

“Hari ini (kemarin, red) kami melakukan pelimpahan berkas dan tersangka dari penyidik Kejari Tual kepada JPU,” katanya kepada Ambon Ekspres, Kamis (13/8).

Lebih lanjut Theis menjelaskan, total ULP yang diperuntukan bagi seluruh anggota DPRD Kota Tual tahun 2010 berjumlah Rp 3,8 miliar lebih. ULP, telah dicairkan sejak tahun 2010. Namun, lanjut dia, ada dua kwitansi.

“Penerimaan uang tahun 2010. Sementara ada dua kwitansi yakni tahun 2010 dan 2014. Yang menggunakan materai tahun 2014, ” terangnya.

Rahanra menambahkan, kerugian negara yang diakibatkan tersangka dalam kasus ini sebesar Rp 3,1 miliar. Selain itu, para anggota DPRD Kota Tual juga telah diperiksa sebagai saksi. “Kerugian Rp 3,1 miliar. Mudah-mudahan kasus ini secepatnya bergulir di pengadilan,” harapnya.

Pantauan koran ini, dua tersangka itu dibawa menggunakan mobil tahanan operasional Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Keduanya dibawa pukul 12.30 WIT. Kedua tersangka tampak tenang namun tidak memberikan komentar apa-apa. Mereka lebih memilih bergegas menaiki mobil tahanan kemudian dibawa ke rutan dan dikawal tim jaksa Kejari Tual. (AFI)

Most Popular

To Top