36 Napi dapat remisi Khusus – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

36 Napi dapat remisi Khusus

Masohi, AE—Hari Ulang Tahun (HUT) RI merupakan momen bahagia bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak terkecuali, warga binaan Rutan Kelas II B Masohi.

HUT RI merupakan momen bahagian bagi mereka karena saat itu di waktu itu mereka memperoleh remisi atau pengurangan masa tahanan. 36 Nara Pidana (Napi) di RUmah Tahanan (Rutan) Kelas II B Masohi mendapatkan remisi khusus HUT RI Ke-70. 41 menerima remisi Dasawarsa.

Dua diantaranya langsung bebas setelah menerima remisi. Pemberian remisi Khusus HUT RI Ke-70 bagi 36 Napi mengacu pada Surat Keputusan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) RI No : W. 28. 467. PK. 01.02 tahun 2015 tentang pemberian remisi Khusus HUT RI ke-70.

Sedangkan Remisi Dasawarsa kepada 41 orang Napi yang 2 diantarnya langsung bebas didasarkan pada SK Kemenkum HAM No : W. 28. 483. PK. 01.02 tentang remisi Dasawarsa.

Dua orang yang menerima remisi bebas masing-masing adalah Agustunis Salahessy dan Husein Matuseiya. Pemberian remisi kepada napi di Rutan Kelas II B Masohi ini dilaksanakan dalam upacara pemberian remisi di Aula Kantor Rutan.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua bertindak Inspektur Upacara sekaligus menyerahkan secara simbolis surat keputusan remisi kepada salah seorang Napi. Pemberian remisi disaksikan langsung oleh Muspida, para pimpinan SKPD lingkup pemkab Malteng dan pimpinan dan petugas rutan kelas II B Masohi serta warga binaan, Senin (17/8).

Bupati Maluku Tengah, dalam sambutan Kementrian Hukum dan HAM, Yasonna Laoli menyatakan, Pemberian remisi Kepada narapidana saat HUT RI merupakan upaya pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia berdasarkan sistem pemasyarakatan.

Selanjutnya, remisi yang diberikan kepada para napi diharapkan bisa dijadikan motivasi untuk lebih bekelakuan baik selama di lembaga pemasyarakatan hingga saat kembali ke lingkungan sosial nantinya.

“Semoga pemberian remisi bisa dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki perilaku dan lebih mengembangkan kepribadian positif agar dapat berkontribusi terhadap pembangunan ketika kembali ke masyarakat,” harapnya.

Para Napi diingatkan untuk tetap menjaga Sikap dan perilaku selama berada di lembaga sebagai bagian dari upaya memperbaiki diri untuk siap kembali ke lingkungan sosial. Ini penting mengingat pemberian remisi kepada napi kedepan sangat ketat karena menggunakan sistim online.

Cilakanya, napi yang terpantau tidak disiplin dalam sikap dan perilaku malah akan diberikan sanksi. Bukan remisi.
“Kedepan pemberian remisi dilakukan melalui sistim Online,” ingatnya. (MYX)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!