KAHMI : HMI Mitra Strategis – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

KAHMI : HMI Mitra Strategis

MASOHI,AE—Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Maluku Tengah, Rakib Sahubawa mengatakan, organisasi Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Masohi, sejatinya mampu menjadi mitra strategis sekaligus kritis bagi pemerintah daerah. Mitra ini  perlu dilandasi dengan berbagai terobosan program-program serta respon atas setiap dinamika yang terjadi dalam masyarakat.

Untuk menjadi kaders yang strategis maupun kritis bukan saja dilakukan dengan cara gerakan politik, tapi fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan. “Kaders HMI mesti fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan sehingga mampu merespon setiap dinamika yang ada, bukan saja dengan cara gerakan politik,” ujar Sahubawa dalam refleksi pembukaan Konferensi Cabang(Konfercab) ke-II HMI Cabang Masohi di Hotel Lulu, Masohi.

Dengan begitu, setiap kaders maupun organisasi yang identik dengan hijau hitam itu dapat melahirkan dan merekomendasikan program-program riel. Program tersebut diharapkan mendekatkan HMI dengan rakyat, serta menempatkan HMI sebagai mitra strategis dan mitra kritis pemerintah daerah.

“Harapan ada program yang ril yang dapat mendekatkan HMI dengan umat, masyarakat dan pemerintah,” tandasnya, Sabtu,(15/8) malam.

Untuk itu, KAHMI, sebutnya mendukung sepenuhnya semua proses organisasi baik tingkat internal yakni penkaderan maupun HMI dalam posisi strategisnya sebagai mitra pemerintah daerah. Untuk itu, Konfercab sebagai salah satu bentuk pengkaderan dalam organisasi hendaknya dapat mempertimbangkan aspek kapasitas, kapabilitas, dimana aspek-aspek tersebut penting sehingga muda merespon dinamika yang ada.

Menurutnya, HMI diusianya yang terbilang tua jauh dari tujuan bahkan terjebak dalam pragmatisme gerakan sehingga melahirkan kaders yang berkualitas biasa-biasa.

“Harus kembali pada titah perjuangan, mission,” serunya sembari berharap kompetisi dalam Konfercab sedianya dilakukan dengan cara-cara elegan penuh semangat kekeluargaan.

“Konfercab sedianya jangan dimaknai lebih, tapi ini proses yang harus dilakukan dengan cara-cara elegan, penuh semangat persaudaraan,” ingat Sahubawa. (ANC)

Most Popular

To Top