Sinyal Merah untuk Pengurus IPSI Maluku – Ambon Ekspres
Olahraga

Sinyal Merah untuk Pengurus IPSI Maluku

Bakri : Pesilat ‘Seribu Pulau’ Bisa Gatol di Pra PON

AMBON, AE.—Pengprov (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku harus segera berbenah. Warning itu dinyalakan setelah belum ada satupun pesilat yang dipanggil untuk mewakili Maluku di ajang babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diputar di Gorontalo dua bulan kedepan.

Kurang pekanya para pengambil keputusan di bilik induk olahraga asli Indonesia itu membuat Bakri Makasar, Guru Besar Perguruan Silat Siwa Kembar merasa kecewa. Bahkan, pria berambut putih itu yakin pesilat ‘Seribu Pulau’ bisa gagal total (Gatol) di Pra PON mendatang.

’’ Bagaimana mau target medali, sementara pemanggilan atlet saja belum. Jadi bisa saja mereka akan pulang tanpa medali,’’ kata Bakri kepada Ambon Ekspres di Ambon, kemarin.

Harusnya, lanjut Bakri, pengurus IPSI Maluku bisa bergerak cepat untuk pemanggilan atlet. Jangan cuma berwacana, tapi realisasi di lapangan tidak ada sama sekali.

’’ Keterlambatan pemanggilan atlet untuk Pra PON menjadi sinyal merah (buruk) bagi pengurus IPSI Maluku. Apalagi event nasional itu sudah dekat. Ini yang harus mereka pikirkan,’’ ulasnya.

Sebenarnya, kata dia, para jagoan silat yang menjadi juara di POPMAL maupun Kapolda Cup sudah dipanggil untuk Training Centre (TC). Jangan menjelang hari H (Pra PON), baru mereka dikumpulkan atau dipanggil.’’ Kalau hal ini (panggil atlet jelang hari H) terjadi, maka atlet yang terjun di Pra PON bukan untuk merebut medali, melainkan hanya sekadar jalan-jalan atau ‘rekreasi’,’’ katanya.

Bakri pun membandingkan persiapan atlet Pra PON silat empat tahun silam dengan yang sekarang. Menurutnya, kalau dulu, pengurusnya sangat aktif dalam mempersiapkan atlet. Sekarang, mereka sangat lambat dalam urusan Pra PON.’’ Saya tidak tahu kenapa sehingga terjadi demikian.

Harusnya lebih baik dari yang sebelumnya,’’ bilang dia.’’ Sejatinya, pengurus IPSI Maluku harus berbenah dan bergerak cepat. Ini demi prestasi pencak silat Maluku di ranah nasional,’’ imbuh Bakri.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Andat Al Hamid, pelatih silat Maluku. Dia mengaku bingung dengan kinerja pengurus saat ini.’’ Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena atlet belum dipanggil untuk TC,’’ keluhnya.

Bukan hanya itu, kata dia, segalah program untuk persiapan Pra PON menjadi berantakan akibat pemanggilan atlet tidak sesuai dengan skenario.’’ Mestinya, semua atlet sudah ikut TC,’’ katanya.’’ Saya tidak bisa berbuat banyak karena keputusan ada ditangan pengurus (IPSI),’’ sambungnya.

Andat pun tidak ingin disalahkan bila pada akhirnya tim silat Maluku gagal menembus PON di Jawa Barat (Jabar) 2016 mendatang.’’ Saya tidak bisa bicara target. Toh kalau kami gagal di Pra PON, jangan salahkah saya,’’ tutup dia.
Sementara itu, Hasan Karim, Wakil Ketua II IPSI Maluku mengatakan, pihaknya akan segera memanggil para jagoan silat andalan Maluku.’’ Dalam bulan ini, kami akan kumpulkan mereka,’’ janjinya.

Mereka yang dipanggil, tambah Karim, akan menjalani serangkaian tes sebelum benar-benar menjadi bagian dari Tim Silat Maluku.’’ Ya, pihak KONI Maluku yang akan melakukan tes kepada mereka, baik itu, tes fisik, kesehatan hingga mental. Ini syarat utama sebelum membela Maluku di Pra PON nanti,’’ kunci Karim. (ZAL)

Most Popular

To Top