14 Hari Pendaftaran Sekprov – Ambon Ekspres
Trending

14 Hari Pendaftaran Sekprov

AMBON,AE— Gubernur Maluku Said Assagaff secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran calon Sekretaris provinsi (Sekprov) Maluku. Pendaftaran dibuka  hingga tanggal 2 September tahun ini. Para peminat jabatan sekprov akan melalui tiga tahap umum seleksi, yakni Seleksi administrasi, psikometrik, wawancara, kompotensi serta analisa kasus dan presentase.

Pengumuman itu disampaikan oleh gubernur saat menyampaikan sambutannya dalam  rapat paripurna istimewa, Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Maluku yang ke-70, di ruang rapat paripurna DPRD provinsi Maluku,  Rabu (19/8).

Gubernur menjelaskan, pendaftaran merupakan bagian dari rangkaian proses dalam rangka pengisian jabatan pimpinan tinggi madya atau sekretaris daerah  di lingkungan pemerintah Provinsi Maluku. Mengingat, masa jabatan Sekprov saat ini akan berakhir pada bulan November tahun ini.

Hal itu, didasarkan amanat Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN),  yang telah ditindaklanjuti dengan peraturan menteri pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  RI nomor 13 tahun 2014 tanggal 27 Maret 2014, tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah.

“Maka panitia seleksi calon pimpinan tinggi Madya di lingkungan provinsi Maluku, berdasarkan surat keputusan Gubernur Maluku nomor 180 tahun 2015, dengan ini membuka pendaftaran sekretaris  daerah,” ucap gubernur.

Pembukaan pendaftaran disertakan sejumlah persyaratan yang telah dipersyaratkan oleh undang-undang, yaitu persyaratan umum dan persyaratan khsusus. Para pendaftar kemudian diuji oleh panitia seleksi dengan sejumlah persyaratan kompotensi, yaitu kemampuan berfikir, kemampuan mengelola diri, kemampuan mengelola  orang lain, dan kemampuan mengelola tugas.

“Yang kedua, kompotensi bidang,  meliputi kompotensi bidang poemerintahan, serta kompotensi sosal kultural. Insya Allah, pada awal Oktober 2015 nanti, kita sudah mendapatkan tiga calon sekretaris daerah terbaik,” kata gubernur.

Gubernur memastikan proses seleksi akan berlangsung lancar tanpa tendesi kepentingan apa pun selain menghasilkan figur Sekprov yang berkualitas. “Kan ada Panselnya. Saya berikan kepercayaan penuh kepada  Pansel,”  kata gubernur seusai rapat parpurna.

Salah satu anggota Pansel Sekprov, Jacky Manuputty yang dihubungi mengatakan, proses seleksi akan berlangsung sesuai tuntutan aturan. Pansel akan bekerja profesional.

“Jadi, itu pembukaan  selama 14  hari. Mulai dari hari ini (kemarin-red),” singkatnya via seluler, kemarin.
DAYA SERAP SKPD

Masih ditempat yang sama, saat ditanya tentang membengkaknya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) dua tahun terakhir, yang dinilai akibat rendahnya daya serap Satuan Kerja Pernagkat Daerah (SKPD) di lingkup pemerintah provinsi Maluku, gubernur tidak menampiknya. Namun, itu terjadi akibat perubahan nomenklatur kelembagaan pemerintahan, sehingga pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian kelembagaan berikut sumber daya manusia.

“Ketika anggaran mau keluar, terjadi perubahan nomenklatur, akibatnya itu lambat  sekali. Tapi untuk Maluku, kalau APBD saya kira tidak ada masalah. Kita sekarang ini diatas 85 persen,” ungkapnya.

Dijelaskan, perhitungan daya serap SKPD biasanya dimulai pada tiga bulan pertama setiap tahun anggaran. Artinya, hingga memasuki bulan ketiga pertama tahun anggaran berjalan, daya serap anggaran tiap instansi belum dapat mencapai lebih dari 10 persen dari total anggaran yang diterima.

“Jadi tahun anggaran, kan mulai Januari, maka kuartal  pertama itu Maret, Maret itu kan tidak ada SKPD di Indonesia  yang tingkatannya diatas 10 persen, itu omong kosong, karena proses administrasi, mengangkat orang sebagai pimpinan proyek, bendahara proyek, itu kan butuh waktu juga,” katanya.

Penyebab lainnya, lanjut gubernur yaitu kondisi cuaca di Maluku. Pada masa bulan Maret hingga Juli, Maluku dalam musim hujan, sehingga turut mempengaruhi proses penyelesaian berbagai pekerjan oleh para rekanan.

Berikutnya, keterlambatan karena banyak pengusaha yang tidak mau mengambil uanganya secara cicil, masih ada yang ingin menyelesaikan pekerjaan lebih dulu sebelum mengambil anggaran yang diperuntukan bagi proyek yang ditanganinya. “Sekarang kita larang mereka. Harus kalian ambil,” ungkap gubernur. (MAN)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!