Gelapkan Uang Sapi, Warga Gunung Nona Dibui – Ambon Ekspres
Metro Manise

Gelapkan Uang Sapi, Warga Gunung Nona Dibui

AMBON, AE— MR alias Merlin (30), salah satu warga yang mendiami kawasan Jalan Perumtel Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe akhirnya harus berurusan dengan hukum. Dia dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan tindakan pidana penipuaan dan penggelapan uang ratusan juta milik Faisal Mirnas. Terkini,  Merlin telah diamankan di rutan Polres Ambon dan Pp Lease.

Kasubbag Humas, Iptu Meity Jacobus yang dikonfirmasi menjelaskan, kejadiaan berawal ketika korban dikenalkan oleh Samuel Rupilu yang juga orang tua pelaku untuk kerjasama bisnis membeli sapi. Sebelumnya, pelaku pernah meminjam sejumlah uang tunai dari korban dan belum dikembalikan sebesar Rp 47 juta.

Kemudian setelah ada kesepakatan bisnis sapi, pelaku kembali mengambil uang dari korban Rp 100 juta pada 5 Mei 2014. Pelaku menggunakan uang itu membeli sapi di salah satu daerah di Maluku Tenggara dan kemudiaan akan diberikan kepada korban.

Setelah itu, korban dan pelaku melakukan perjanjiaan bahwa bilamana dalam kurun waktu dua bulan dari waktu pengambilan uang tersebut, sapi yang dijanjikan pelaku tidak diterima korban, maka pelaku berjanji bersedia mengembalikan uang yang pelaku ambil dari korban sebanyak Rp 147 juta secara utuh. “Tetapi dari tanggal dan waktu yang mereka sepakati tersebut pelaku belum mengembalikan uang korban sampai saat ini,” jelas Meity, Senin (24/8).
Korban yang merasa dirugikan dengan tindakan pelaku, kemudiaan mengadu ke pihak kepolisiaan untuk diproses sesuai dengan ketentuaan hukum yang berlaku. Kasus ini dilaporkan hari Minggu (23/8). Setelah mendapatkan laporan itu, polisi langsung mengamankan pelaku. ‘’Pelaku sudah diamankan di rumahnya yang terletak di Gunung Nona. Dia langsung diperiksa intensif,” imbuhnya.

Hasil pemeriksaan, lanjut dia, pelaku terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sehingga langsung ditahan dan di proses berdasarkan hukum yang berlaku. “Setelah dimintai keterangannya, pelaku terbukti bersalah sehingga langsung ditahan untuk diproses lebih lanjut. Pelaku kita jerat pasal 378 dan 372 KUHP. Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” tegas Meity.(ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!