Jadi Orang Pertama, Sam Direstui Walikota – Ambon Ekspres
Trending

Jadi Orang Pertama, Sam Direstui Walikota

AMBON, AE— Wakil Wali Kota Ambon M.A.S Latuconsina senin kemarin (24/8), menjadi orang pertama yang mendaftar menjadi calon Sekretaris provinsi. Dia mendaftar diwakili kepala BKD Kota Ambon, Beny Selano. Dia menyertakan sejumlah berkas dan diserahkan kepada Panitia seleksi (Pansel) provinsi Maluku.

Sam merupakan pendaftar pertama sejak pendaftaran dibuka  pada tanggal 19 Agustus lalu.  Direncanakan, hari ini Pansel melakukan rapat evaluasi. Bila jumlah peminat tidak lebih dari tiga orang, Pansel akan proaktif, mengajak ASN yang dinilai mampu, mendaftar sebagai calon sekprov.

Pantauan Ambon Ekspres, Beny Selano tiba di kantor gubernur. Dia   membawa sejumlah dokumen pendaftaran.   Beny yang mengenakan pakaian dinas lengkap, langsung  menuju ruang  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) provinsi Maluku. Di sana, Selano diterima oleh salah satu anggota Pansel, Lutfi Rumbia.

Sebelum menyatakan menerima berkas Sam Latuconsina, pansel memeriksa kelengkapan persyaratan yang disampaikan. Proses pendaftaran berlangsung sekitar 20 menit, beberapa surat pernyataan dan keterangan sempat ditanyakan oleh pansel. Setelah diyakini lengkap,  Beny pun dipersilahkan untuk  menyerahkan seluruh dokumen yang dibawanya kepada Lutfi Rumbia dan menandatangani surat tanda terima.

Menurutnya, Sam telah memenuhi semua persyaratan administrasi yang di telah tetapkan oleh pansel. Sebagai wakil walikota Ambon, secara teknis sudah memenuhi seluruh ketentuan administrasi secara normatif.

“Jadi dari seluruh syarat yang diperlukan yakni syarat kompetensi manegerial, kompetensi teknis maupun administrasi, maka pak wakil walikota sudah memenuhi itu semua,” paparnya.

Sam Latuconsina mendaftarkan diri setelah mendapat restu dari Walikota Ambon Richard Louhenapessy, mengingat Latuconsina juga masih berstatus  Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkot  Ambon.

Ditanya soal ketidakhadiran Sam dalam proses pendaftaran, Selano mengatakan, Sam masih berstatus ASN aktif, masih menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai Wakil walikota Ambon, sehingga kepercayaan melakukan pendaftaran diberikan kepada bawahan.

“Beliau masih menjadi pegawai aktif di pemerintah Kota Ambon dan tanggungjawab serta hak-hak kepegawaian masih melekat pada beliau, maka sebagai bawahan  yang menjabat sebagai kepala BKD kota,  saya berkewajiban melaksanakan perintah yang diberikan beliau,” terangnya.

Sementara, Lutfi Rumbia, mengatakan pihaknya telah menerima dokumen pendaftaran Sam untuk diproses. “Pendaftaran ini dibuka sejak tanggal 19 Agustus hingga 8 September nanti, dan hari ini sudah ada satu orang calon pimpinan tinggi madya, atas nama M Armin Said Latuconsina,” katanya.

Ketua Pansel, Thomas Pentury yang dikonfirmasi secara terpisah mengaku  belum mendapatkan informasi resmi tentang  jumlah pendaftar. Termasuk Sam Latuconsina. Pansel akan melakukan rapat evaluasi untuk melihat jumlah peminat yang telah mendaftar serta hal teknis lainnya.

“Rencananya   besok (hari ini –red) kita akan lakukan rapat evaluasi, melihat sejauh mana perkembangan pendafaran,” ungkap Pentury di kampus Universitas Pattimura (Unpatti), kemarin.

Dijelaskan, bila hingga batas waktu pendaftaran nanti jumlah pendaftar tidak lebih dari tiga orang, pihaknya akan melakukan upaya untuk memenuhi  jumlah tersebut. Bahkan bila memungkinan, waktu pendaftaran akan diperpanjang. “ Kita akan jemput bola. Kita lihat ASN di Maluku yang dinilai mampu, kita ajak untuk mendaftar. Bisa  juga dengan memperpanjang waktu pendaftaran,” katanya.

Rektor Unpatti itu menyebutkan setelah berkas pendaftar diterima, tahap selanjutnya yang akan dilakukan oleh pansel adalah seleksi adminstrasi. Itu merupakan pembobotan semua rekam jejak administrasi pendaftar. “Jabatannya, pendidikannya, perjenjangan dalam karier.  Itu yang disebut seleksi adminstrasi,” katanya.

Kendati demikian, Pentury tidak menampik ketika disinggung tentang pentingnya syarat  lain selain syarat normati. Diantaranya, kemampuan dalam memahami kultur daerah dan masyarakata Maluku. Pada prinsipnya semua syarat adalah normatif. Namun, dalam pengembangan dan pendalaman latar belakang setiap pendaftar, tentu harus dilihat secara menyeluruh.

Wakil Ketua DPRD Ambon dari Fraksi Gerindra Rustam Latupono tidak mempermasalahkan niat Sam Latuconsina untuk menjadi Sekprov Maluku.  “Sepanjang itu sesuai mekanisme, maka itu silahkan.  Semua orang punya pilihan hidup, Wawali masuk di birokrasi sesuai asalnya. Maka itu sah saja,” tandasnya. (ARI/MAN/AID/ISL)

Most Popular

To Top