Kasus Dana Guru Kemenag – Ambon Ekspres
Trending

Kasus Dana Guru Kemenag

Kejaksaan tinggi Maluku diminta untuk mengusut kasus penyaluran dana daerah terpencil sejumlah guru di  kabupaten Seram Bagian Barat yang ditangani Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Mereka yang mengajar di sekolah-sekolah di bawah Kemenag itu, sebelumnya telah melengkapi administrasi untuk mendapatkana dana  daerah terpencil.

Namun, saat berkas dikirim  ke kantor wilayah Kemenag provinsi Maluku  melalui kantor  Kemenag kabupaten, nama-nama mereka tidak diakomodir dalam daftar penerima dana tunjangan untuk guru di daerah terpencil itu. Dugaan kongkalikong pun menguat, sebab diantara nama –nama yang menerima dana tersebut, ada yang diketahui tidak memenuhi syarat, tapi dipaksakan untuk menerima.

Selain itu, Koordinator Molucas Institue (MI) yang dimintai komentarnya mengemukakan, Kanwil agama dibawah kepemimpinan Fesal Mosaad masih jauh dari harapan. Dia mencontohkan, permohonan bantuan untuk pembangunan pagar Masjid di desa Buano Utara kecamatan Waesala  kabupaten SBB, hingga kemarin belum terjawab. “Jadi saya menilai kepala kakanwil Kemenag Maluku  belum berhasil. Harus segera dievaluasi,” harapnya.

Tokoh pemuda kabupaten SBT, Edi Irsan Elis menilai, selama menjabat Kepala Kakanwil Kemenag Maluku hingga saat ini, Fesal Musaad belum menunjukkan kesan kinerja maksimal. Bahkan terkesan tertutup.  “Belum maksimal dalam pengabdian, harus lebih agresif dalam memimpin,” ujarnya.

Sekretaris Gerakan Pemuda Islam (GPI) kabupaten SBT itu menegaskan, Mosaad belum menunjukkan keterbukaan dalam memahami kondisi masyarakat di Maluku. Harusnya, Musaad tidak berkutat dengan pejabat, tapi juga masyarakat. (MAN)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!