7.000 Buku Tersedia di Perpusatakaan Bank BI – Ambon Ekspres
Pendidikan

7.000 Buku Tersedia di Perpusatakaan Bank BI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku mengoptimalisasi pelayanan perpustakaan dalam upaya melayani masyarakat dalam menyukseskan program Gerakan Maluku Gemar Membaca (GMGM). Apalagi saat ini daya baca masyarakat semakin menurun.

“Meskipun BI bertugas untuk melayani masyarakat dalam bidang moneter dan perbankan, namun BI juga menyediakan perpustakaan bagi masyarakat Maluku khususnya Kota Ambon,’’ ujar Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Wuryanto kepada Ambon Ekspres, Rabu (26/8).

Dia mengatakan, untuk mengoptimalisasikan pelayanan perpustakaan yang ada pada BI Maluku, pihaknya menyiapkan 7.000 judul buku dengan klasifikasi buku-buku yang disediakan diantaranya, buku tentang ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat termasuk mahasiswa dan pelajar.

“Perpustakaan BI menyediakan buku-buku yang berkualitas terkait dengan keuangan baik dalam dan luar negeri, termasuk informasi aktual ekonomi, moneter, perbankan dan keuangan di Provinsi Maluku,’’ paparnya.

Menurut dia, pengunjung perpustakaan BI sampai saat ini belum maksimal, karena itu pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan perpustakaan BI, agar pengunjung terus mengalami peningkatan.

“Kami akan melakukan sosialisasi maupun optimalisasi keberadaan perpustakaan BI kepada masyarakat,’’ katanya.
Dia menjelaskan, BI telah melakukan MoU bersama empat perguruan tinggi masing-masing, Universitas Pattimura, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Institute Agama Islam Negeri (IAIN) dan Sekolah Tinggi Ilmu Agama (STIA), agar mahasiswa pada empat universitas ini dapat melakukan proses peminjaman buku dengan mudah.

“Mahasiswa boleh pinjam buku secara bebas, karena kita menyediakan buku-buku khusus kepada mahasiswa yang membutuhkan buku tentang perekonomian, karenanya bukan saja empat Universitas tersebut yang dapat meminjam buku, namun semua universitas dapat melakukan hal yang sama melalui MoU bersama BI,’’ akuinya.

Dia berharap, masyarakat dapat menjadikan perpustakaan BI sebagai tempat membaca, karena membaca merupakan jendela dunia.

“Kalau kita tidak membaca kita tidak akan mengetahui tentang apa yang ada di lingkungan masyarakat, makanya semua masyarakat diajak untuk membaca, karena itu BI menyediakan buku kepada masyarakat Maluku khususnya Kota Ambon,’’ terangnya. (PRO2)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!