Hasil Panen Padi Hybrida Defgen 5 SHS Memuaskan – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Hasil Panen Padi Hybrida Defgen 5 SHS Memuaskan

Bupati Lakukan Panen Perdana 

Setelah berhasil melakukan panen padi Salibu beberapa waktu lalu, sekarang petani dan pemerintah Kabupaten Buru kembali melakukan panen padi Hybrida Devgen 5 SHS. Penanaman padi jenis  unggulan ini juga berhasil dengan baik, dan Selasa lalu (25/8) sudah dilakukan panen perdana oleh Bupati Buru Ramly Umasugi.

Sejumlah pejabat di Buru ikut hadir dalam kegiatan panen itu, diantaranya Dandim 1506 Namlea, Letkol Umar serta beberapa kepala SKPD lingkup Kabupaten Buru.

Disela-sela kegiatan panen, Bupati mengatakan, padi jenis hybrida devgen 5 SHS itu merupakan uji coba pertama di Kabupaten Buru. Jenis padi ini jarang digunakan oleh petani yang ada di Indonesia, karena resiko gagal panen atau kerugian sangat tinggi.

Namun, yang terjadi di Kabupaten Buru berbeda dengan yang terjadi di daerah lain. Pasalnya, padi tersebut berhasil melewati uji coba penanaman perdana dan panen perdana pun sudah dilakukan dengan hasil sangat memuaskan.

Bupati berharap kepada seluruh petani di Kabupaten Buru untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi bercocok tanam, serta semangat bertani yang tinggi.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Buru, Istanto Setyahadi mengatakan, hasil dari panen perdana itu sangat luar biasa, baik dari sisi produksi maupun kualitasnya.

“Banyak daerah yang pesimis untuk menanam padi jenis ini, namun di Kabupaten Buru berhasil melakukan panen perdana dengan hasil 12 ton gabah per hektar,” sebut dia.

Lanjutnya, hal ini cukup membanggakan pemerintah maupun petani. “Banyak daerah di tanah air dilanda kemarau panjang, namun di Kabupaten Buru masih bisa melakukan panen padi dan sekarang sudah bisa berswasembada,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, Bupati Buru sangat optimis, Buru akan mewujudkan harapan pemerintah pusat menjadi salah satu lumbung pangan nasional. “Selain menjadi lumbung ikan, Bupati berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Buru sebagai lumbung pangan, dan akan dibangun industri beras,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar seluruh petani lebih giat lagi dan teliti dalam melakukan panen agar beras yang dihasilkan dapat diuji kualitasnya, sehingga bisa bersaing dengan beras dari luar Pulau Buru.

Beberapa waktu lalu, Bupati Buru, kata Istanto, menjelaskan padi Hybrida Defgen 5 SHS memiliki kualitas tinggi. Pasalnya, padi tersebut tidak menggunakan pupuk organik atau bahan kimia melainkan menggunakan pupuk alami/bokaso.

Dirinya juga optimis, padi Hybrida yang merupakan uji coba baru itu akan menuai keberhasilan yang sama seperti padi salibu yang sudah dilakukan panen perdana beberapa waktu lalu.

“Dan optimisme itu terbukti dengan hasil panen perdana padi hybrida yang menghasil 12 ton gabah per hektar. Bahkan, hasil panen tersebut melampaui target yang diprediksi yakni 10 ton per hektar,” jelasnya. (CR8)

Most Popular

To Top