Warga Keluhkan Razia Tanpa Pemberitahuan – Ambon Ekspres
Metro Manise

Warga Keluhkan Razia Tanpa Pemberitahuan

AMBON, AE— Meski untuk mencegah dan menekan tingginya angka kecelakaan lalulintas yang terjadi di Ambon, namun razia yang dilakukan polantas dikeluhkan warga. Keluhan ini terutama dari cara melakukan razia yang dinilai tidak taat aturan.

Kami juga senang aparat kepolisian terutama polantas melakukan swiping kendaraan biar Ambon ini tertib dan tingkat kecelakaan itu bisa turun. Tetapi maksud kami jika hendak swiping itu, mestinya ada pemberitahuan bagi para pengendara,” kata salah seorang pengendara yang tak menyebutkan namanya, disalah satu kawasan saat puluhan anggota Satlantas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease melakukan razia kendaraan, kemarin.

Pemberitahuan itu, maksud dia, mestinya ada papan atau tanda bahwa didepan ada dilakukan penertiban kendaraan oleh pihak yang berwajib. “Kalau mau swiping harusnya 100 meter atau 50 meter itu ada tanda bahwa polisi atau apalah gitu tengah melakukan penertiban kendaraan. Jangan ini tidak ada tanda, pas lewat langsung diberhentikan. Ini yang menurut kami tidak pas. Coba kalau ada yang jatuh karena kaget saat diberhentikan, siapa yang bertanggungjawab ?” jelasnya.

Dikatakan, masyarakat tetap akan mendukung penertiban yang dilakukan polisi, asalkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Swiping tiap hari juga tidak ada masalah bagi kami. Apalagi juga maraknya pencurian motor. Kami dukung, asalkan harus sesuai, jangan langsung diberhentikan secara tiba-tiba,” ujarnya.

Razia tanpa pemberitahuan, kata dia, bisa menimbulkan bahaya baik bagi pengendara maupun bagi petugas keamanan itu sendiri. “Coba saja kalau di kawasan sepi, yang motor ataupun mobil dalam kecepatan tinggi lalu diberhentikan secara tiba-tiba, apa tidak menimbulkan bahaya ? Pasti berbahaya. Nah ini yang kami maksud biar kita sama-sama nyaman,” timpalnya.

Olehnya itu, dia berharap agar kedepan nanti jika pihak kepolisian maupun petugas terkait yang hendak melakukan penertiban terhadap kendaraan agar, memasang tanda ataupun pemberitahuan, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. “Kalau yang mau bersembunyi atau melihat tanda pemberitahuan itu, lalu kemudian putas atau sebagainya maka silahkan untuk ditindak. Kami dukung hal itu, tetapi harapan kami kedepan jika ada swiping atau razia, harus ada tanda pemberitahuan itu,” kuncinya.

Sementara itu, pantauan koran ini, petugas Satlantas Polres Ambon melakukan penertiban terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi kawasan tugu Trikora dan Belakang Soya Ambon. Di belakang Soya, terjadi kasus kecelakaan setelah seorang pengendara yang mencoba kabur dari razia polisi menabrak warga di depan Kantor Disdukcapil Kota Ambon. Saat itu, korban yang berboncengan itu baru keluar dari kantor pemerintah itu.

Akibat kecelakaan itu, pengendara liar ini bersama dua korban itu langsung terjungkal. Ketiganya kemudian dilarikan ke RS guna mendapatkan perawatan medis.
(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!