235 Rumah Pengungsi Batu Gajah Selesai Dibangun – Ambon Ekspres
Amboina

235 Rumah Pengungsi Batu Gajah Selesai Dibangun

AMBON, AE.—Sebanyak 235 unit rumah pengungsi di desa Halong yang diperuntukkan bagi pengungsi Batu Gajah akibat musibah banjir dan longsor 2013 lalu telah selesai dibangun. Hal ini berdasarkan kunjungan Pansus I DPRD Ambon ke proyek fisik dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Ambon di lokasi tersebut. “Sekarang seluruhnya sudah rampung 100 persen.

Hanya tinggal 10 unit yang belum dituntaskan karena memang dari kemenpera dan pemerintah provinsi belum turun anggarannya. Dan rencananya itu dianggarkan di APBD Perubahan sekitar Rp 400 Juta,’’ ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Ambon, Leonora Eka Far Far kepada wartawan di DPRD Ambon usai kunjungan, Jumat (28/8).

Dijelaskan, untuk penyambutan dan penyerahan rumah pengungsi ini akan diserahkan langsung oleh Kemenpera yang akan berkunjung ke Kota Ambon pada 7 September 2015. Dan BPBD Kota Ambon dalam hal ini sedang membangun tenda sebagai tempat peribadatan bagi warga pengsungsi tersebut.

Jika dilihat dari bentuk fisik, lanjut dia, bangunan yang dikerjakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) tersebut sudah memenuhi syarat dan layak huni bagi pengungsi Batu Gajah.

“Sekarang ini sudah ditempati 47 pengungsi dan semua dari barak pengungsi. Di barak kini tersisa 10 kepala keluarga. Itupun dalam waktu dekat sudah akan menempati rumah-rumah tersebut karena sementara dikerjakan dapurnya. Sementara barangnya sudah dipindahkan kesana,” tandas politisi asal PDI-P ini.

Melihat hal ini, Leonora memberikan apresiasi bagi BPBD Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang telah memberikan perhatian khusus untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat pengungsi Batu Gajah. Walaupun ada beberapa keluhan dari masyarakat pengungsi soal penerangan dan air bersih.

Dan saat ini pemerintah lewat BPBD Kota Ambon telah menyiapkan 4 buah hindran guna melayani kebutuhan air bagi masyarakat. “Selain penerangan ada juga air yang masih menjadi keluhan warga. Dan kami sangat berkeinginan agar fasilitas air bisa segera dinikmati disana.

Begitupun dengan trayek untuk lokasi disana. Kami minta kepada Dishub Ambon agar ada trayek bagi warga disana. Karena pengungsi berkeinginan tinggal disana bisa terasa aman dan nyaman seperti tempat mereka sebelumnya Batu Gajah,” tandas dia.

Anggota Komisi I DPRD Ambon Jhony Wattimena menambahkan, ada perhatian yang ditujukan pemerintah desa Halong lewat saniri negeri yang menyerahkan kartu keluarga bagi seluruh pengungsi Batu Gajah. Sehingga warga pengungsi telah tercatat sebagai warga Desa Halong.

“Pastinya kami berterima kasih bagi pemerintah negeri Halong, karena telah memberikan perhatian yang cukup besar bagi para pengungsi. Sehingga mereka merasa sebagai bagian yang tak terpisahkan sebagai warga negeri Halong,” singkatnya. (ISL)

Most Popular

To Top