Kota Ambon Tekuk Jong Ambon 2-1 – Ambon Ekspres
Trending

Kota Ambon Tekuk Jong Ambon 2-1

AMBON, AE— Lama tak terdengar, sepakbola Ambon, Maluku muncul juga. Kemunculan mereka juga bikin kejutan besar. Di tengah terik matahari pukul 16.00, mereka tekuk tim Jong Ambon asal Belanda dengan skor 2-1. Muka Jong Ambon diselamatkan lewat hadiah pinalti.

Kota Ambon yang turun dengan format pemain muda, tampil agresif. Mereka banyak menyerang, dan sedikit membuat kesalahan. Dari sisi postur, para punggawa Kota Ambon kalah jauh dibanding tim Jong Ambon. Selain postur kekar, mereka juga masih jauh lebih muda.

Sering, pemain-pemain besutan Kasim Wabula kalah berduel dengan para pemain Jong Ambon yang dilatih oleh Marlon Mual, dan Alfares Pentury. Namun berkat semangat tinggi untuk mengalahkan para bule blasteran Maluku ini, tim Kota Ambon mampu unggul 2-1.

Gol pertama Kota Ambon tercipta lewat kaki Fico Haliwala pada menit ke 30. Setelah gol tercipta, Jon Ambon menambah daya serang. Namun sampai 45 menit babak pertama usai, gol tak lagi tercipta.

Di babak kedua, saling serang, dan duel bola-bola atas, semakin sering dilakukan. Namun, para pemain belakang tim Kota Ambon cukup solid untuk membendung serangan penyerangan tim Jong Ambon.

Di menit ke 70, Fico kembali menunjukan kemampuan serangnya dengan menjebolkan gawang Jong Ambon. 2-0 untuk Kota Ambon. Kondisi cuaca yang panas, cukup menguntungkan tim tuan rumah. Disamping mereka terbiasa dengan kondisi lapangan, Kota Ambon sudah terbiasa dengan iklim panas tropis.

Sementara tim Jong Belanda agak keteteran menghadapi cuaca yang sangat terik. Ini tampak dari beberapa kali mereka terpaksa minta time out, karena kelelahan.
Gol balasan tim Jong Ambon baru tercipta pada menit ke 80 lewat titik putih. Eksekusi finalti dilakukan oleh Yanik Taniwel. Yanik dengan baik menjalankan tugas. 2-1 masih untuk kemenangan Kota Ambon.

Di sisa 10 menit terakhir Jong Ambon terus meningkatkan daya serangnya, namun lagi-lagi selalu gagal. Hingga pluit panjang berbunyi, kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan Kota Ambon.

Sebelumnya, arsitek tim Jong Ambon Belanda, Marlon Moeal, melatih anak-anak calon pemain sepakbola Maluku di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat pagi.

Pelatihan dilakukan sebagai salah satu bentuk partisipasi dari tim yang bermarkas di De Sprong, Belanda itu dalam lawatannya ke Kota Ambon untuk rangka uji coba persahabatan sekaligus dukungan mereka untuk program ‘Mangente Ambon’ yang digagas Pemkot Ambon.

Pada kegiatan coaching clinic kali ini, tentunya sang pelatih tidak sendiri melakukan hal itu. Pelatih berkepala plontos ini, ditemani oleh dua asistennya, yakni Alfares Pentury dan Jaco Hitijahubessy. Beberapa pemain Jong Ambon juga ikut dalam memberikan program latihan tersebut.

Marlon memberikan beberapa materi latihan skill berupa dribling, sparing dan kerjasama tim. Sebelum masuk pada sesi latihan, Marlon sempat memberikan pengarahan kepada para bibit muda Maluku mengenai cara bermain agar dapat menjadi pesepakbola yang sukses.

”Sebelum memulai berlatih serta bertanding (sepak bola), ada tiga hal yang harus kita jalankan, yaitu bermain dengan kaki, bermain dengan kepala serta kita harus bermain dengan hati,” singkat Marlon saat memberikan pengarahan.

Pelatih berbadan kekar itu  merasa Maluku dipenuhi oleh anak-anak berbakat bermain bola.” Banyak pemain berbakat saya temui di sini, ada beberapa yang berkualitas. Tetapi saya tidak bisa katakan siapa. Satu hal yang harus dibenahi adalah pembenahan mental,” ungkap Marlon kepada Ambon Ekspres usai menggelar sesi latihan coaching clinic, kemarin.

Dia melihat, banyak pemain berbakat, tetapi masih bermain individu. Mereka harus belajar sebagai tim, karenanya saya beri latihan 4 lawan 4. Dalam kondisi itu, sulit bagi mereka untuk menang jika tidak bekerja sama. ”Semua pemain cukup bagus, namun kerjasama tim harus diperbaiki,” jelasnya.

Menurut dia, gelaran coaching clinic yang dihelat kemarin merupakan program mereka selama di kota ini.” Animo anak-anak untuk melakoni pelatihan ini sangat luar biasa. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya peserta,” ungkapnya.” Intinya, wejangan latihan dalam bentuk coaching (clinic) ini kami fokuskan kepada hal teknik dasar bermain sepakbola, baik itu penguasaan bola, mengolah bola, menangkap bola bagi kiper, serta latihan fisik,” kunci pelatih berlisensi B UEFA ini.

Sementara itu, dua pemain Jong Ambon, Rudley St Jago dan Khalid Kaldoon mengungkapkan, kegiatan seperti ini sangat bagus karena ilmu dasar tentang cara bermain sepakbola bisa di dapatkan lewat pelatihan seperti itu.” Pelatihan singkat bagi anak-anak ini merupakan bagian dari agenda kami di Maluku. Kami berharap anak-anak mendapatkan ilmu sepakbola, walau waktu pelatihan cukup singkat,” ujar Rudely.

Pemain berkebangsaan Karibia itu mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada warga kota ini atas sambutannya. ”Saya dan Khalid (Kaldoon) rela merogoh kocek pribadi, asalkan bisa sampai di sini. Terima kasih untuk semuanya,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Khalid Kaldoon. Menurutnya, ini pengalaman pertama menginjakkan kaki di Ambon.” Pemandangan alamnya sangat luar biasa, begitupun dengan keramatamahan warganya. Saya senang berada di sini,” ungkapnya.

Lelaki berkebangsaan Irak ini mengaku bahwa, nama Maluku (Ambon) sangat terkenal di Belanda. Makanya, saya senang ketika diajak sama teman ke sini. ”Saya rela mengeluarkan uang pribadi untuk membeli tiket, yang penting bisa melihat Tanah Maluku (Ambon),” pungkas suami dari Salima (gelandang timnas putri Belanda) ini.(ZAL)

Most Popular

To Top