Mahasiswa UGM Canangkan Tong Sampah di Batu Merah – Ambon Ekspres
Pendidikan

Mahasiswa UGM Canangkan Tong Sampah di Batu Merah

MAHASISWA Kerja Kuliah Nyata (KKN) Universitas Gaja Madah (UGM) Yokjakarta Jumat (28/8) kemarin, meluncurkan salah satu program pencanangan Tong Sampah yang menjadi salah satu program Mahasiswa KKN tahun 2015 selama kurang lebih 2 bulan di Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon.

Kawasan RT di RT 001 RW 001 dijadikan sebagai salah satu titik lokasi percontohan bebas sampah, sebagai bukti akan cinta terhadap lingkungan yang bersih dan sehat.

Pencangan Sistem Pembuangan Sampah secara resmi dibuka Kepala Camat Sirimau Ambon, Drs Herman Tetelepta M.Si dikantor Negeri Batu Merah, Jumat (28/8).

Herman mengapresiasi prakarsa mahasiswa KKN UGM di Desa Batu Merah ini, apalagi kegiatan ini sekaligus mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yaitu bersih di siang hari dan terang di malam hari.

“Jadi pencangan di RT 001 RW 001 diharapkan dapat kembali mengajak kesadaran masyarakat Desa Batu Merah teristimewa RT 001 RW 001 tentang arti pentingnya kebersihan lingkungan, baik dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sampai pada (TPA),” ingatnya.

Diingatkan, Negeri Batu Merah menjadi icon bagi jantung Kota Ambon, selain didukung kepadatan penduduk, juga memiliki adat istiadat yang kuat. ‘’Untuk itu, marilah menunjukan sikap percontohan bagi negeri lain bahwa Batu Merah setia mencintai terhadap lingkungan yang bersih sebagai corong menghidupkan pendidikan di negeri bertajuk Pasir Putih ini,’’ katanya.

Pencanangan Tong Sampah dari program mahasiswa KKN UGM tahun 2015 di Desa Batu Merah ini, membuat kawasan RT 001 RW 001 nota benenya sebagai kawasan percontohan sudah bisa bebas dari sampah jalanan maupun sampah RT.

“Seluruh titik, lorong maupun jalan setapak kami mengajak untuk bisa membuat Tong Sampah sebagai bentuk kecintaan kita terhadap lingkungan bersih. Kebetulan Batu Merah ditetapkan sebagai desa percontohan pendidikan, maka selayaknya menciptakan lingkungan yang sehat, agar berimplikasi baik bagi kesehatan maupun pendidikan di Desa Batu Merah,” ungkap Koordinator KKN UGM Laksana Agung kepada koran ini disela-sela pencanangan, Jumat (28/8), kemarin.

Plt Raja Batu Merah, M Saleh Kiat, mengaku selama kurang lebih 2 bulan mahasiswa UGM melaksanakan KKN seluruh program mereka didukung penuh oleh pemuda Batu Merah.

Bahkan para mahasiswa KKN selalu tukar pandangan dan mempelajari kebudayaan orang basudara di Ambon untuk menjadi bekal selama berada di Desa Batu Merah.

“Pastinya kepedulian mereka terhadap pendidikan dan budaya orang basudara maupun lingkungan selalu terpatri, ini menandakan ada kemajuan pendidikan di Maluku khususnya di Ambon sehingga kedepan universitas terkemuka di Pulau Jawa ini bisa mengirimkan mahasiswa mereka di Ambon,” harapnya. (AID)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!