Pelatih Jong Ambon Keluhkan Cuaca di Kota Ambon – Ambon Ekspres
Olahraga

Pelatih Jong Ambon Keluhkan Cuaca di Kota Ambon

Pentury : Cuaca di Belanda Lebih Sejuk

AMBON, AE.—Tim Jong Ambon Belanda akan kembali menghadapi tim PSA All Star dalam laga persahabatan di Lapangan Merdeka Ambon, besok.

Akan tetapi, bukan tim lawan yang menjadi kekhawatiran sang pelatih Marlon Moeal, melainkan cuaca panas di kota ini.

Menurut Marlon, kekalahan 2-1 saat bersua tim Kota Ambon akhir pekan kemarin, itu karena faktor cuaca.’’ Semua pemain mengeluhkan cuaca di sini. Mereka tidak terbiasa bermain dalam kondisi seperti itu (cuaca panas),’’ ungkap Marlon kepada Ambon Ekspres di Natsepa Hotel, kemarin.

Pelatih berkepala plontos ini mengakui, kondisi panas dan lembab di Kota Ambon menjadi keprihatinan bagi seluruh anak asuhnya menjelang laga selanjutnya.’’ Suhu di sini sangat panas dan kelembaban sangat tinggi, hal itu akan memengaruhi pertandingan karena pemain kami jadi tidak bugar,’’ jelasnya Marlon.

Menurut dia, pemain lawan (PSA All Star) bisa beradaptasi lebih baik sebab mereka lebih senang bermain di cuaca panas.’’ Kalau di De Sporong (Markas Jong Ambon), Belanda, suhunya lebih nyaman,’’ terang dia.’’ Jujur, suhu di sini sangat panas,’’ sambung dia.

Selain itu, pelatih berpostur 195 cm ini pun mengomentari lapangan yang digunakan oleh kedua tim. Menurutnya, permukaan lapangan di beberapa bagian tidak rata.’’ Kesulitan kami bertambah karena kami harus bermain di lapangan yang permukaannya sedikit bergelombang. Ini memengaruhi alur bola,’’ bilangnya.

Meski begitu, pelatih berlisensi B UEFA ini meminta agar anak asuhnya bisa memetik hasil positif (menang).’’ Hal yang terpenting adalah meraih hasil baik dalam laga nanti.  Tapi yang utama adalah meraih kemenangan,’’ tegasnya menutup perbincangan.

Sementara itu, Jim Pentury, Manager Tim Jong Ambon tidak mempermasalahkan kekalahan yang di derita oleh timnya. Pentury mengatakan bahwa semua pemain cukup tersiksa dengan cuaca panas yang ada di Ambon saat ini.’’ Semua pemain mengeluh. Hal tersebut tentu sangat wajar mengingat mereka tidak terbiasa dengan cuaca sepanas di kota ini,’’ ungkapnya.

Saking panasnya, kata dia, mereka (pemain) harus memilih keluar lapangan untuk minum air mineral.’’ Memang ada waktu time out selama beberapa menit. Namun, pemain tidak tahan dengan cuaca panas seperti itu,’’ ulasnya.’’ Kalau di Belanda, cuacanya lebih sejuk,’’ sambung.

Pentury menambahkan, kemenangan melawan PSA All Star sudah menjadi harga mati. Semua pemain tidak boleh remehkan lawan.’’ Kami melihat tim lawan cukup bagus, jadi semua pemain harus maksimal,’’ demikian Pentury. (ZAL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!