Pendidikan Maluku Masih Memprihatinkan – Ambon Ekspres
Pendidikan

Pendidikan Maluku Masih Memprihatinkan

Road Map Benahi Mutu Pendidikan

Ketua Komisi D DPRD Maluku Suhfi Majid, mengatakan, selama tiga tahun terakhir, hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) Maluku masih belum bergeser dari prestasi yang sudah ada yakni urutan 32 se-Indonesia. Menurutnya, progressnya belum berubah karena hasil UKG Maluku masih memprihatinkan, dan membutuhkan kebijakan strategis untuk memperbaiki mutu pendidikan di Maluku.

Dia menyebut, UKG adalah salah satu variabel saja, namun jika dibedah secara detail, capaian delapan (8) standar pendidikan Maluku sangat membutuhkan perhatian. “Jika standar penilaian pendidikan didasari pada 8 standar pendidikan yang ada, maka kita harus jujur dan terbuka untuk mengakui bahwa capaian standar Nasional pendidikan Maluku harus dibenahi,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, beberapa langkah strategis sebenarnya telah mulai dilakukan dan perlu dikuatkan. Dimana, penyiapan UKG bagi para guru dimulai dengan pra UKG, untuk menyiapkan para guru agar jauh lebih siap. Untuk itulah, peningkatan kompetensi guru harus diikuti dengan pemenuhan kualifikasi pendidikan bagi tenaga pengajar seperti program afirmasi Strata Satu (S1) bagi guru yang belum Sarjana adalah pilihan yang strategis dan ini sangat membantu.

‘’Fokus perhatian para guru memang penting untuk dikuatkan. Metode penguatan kemampuan pedagogik dan penguasaan pembelajaran para guru harus digagas serius, karena kualitas guru akan memberi dampak positif terhadap outcome lulusan,’’ inganya.

Oleh sebab itu, kata Suhfi, model pelatihan dengan metode “in on” atau semacam PKS harus dihidupkan. ‘’Kita lemah dari sisi ini dan review secara umum Kabupaten/Kota, jarang yang menyentuh guru dengan pelatihan mendalam. Model-model PKG harus dihidupkan ulang,’’ usulnya.

Beberapa desain peningkatan mutu, menurutnya, dibenahi secara bertahap, sambil juga ada koordinasi yang bisa diperbaiki antara Kabupaten/Kota. Urusan pendidikan menjadi urusan semua level pemerintahan, kesamaan berfikir dalam kerangka memperbaiki mutu pendidikan, haruslah dilakukan secara bersama. Ini yang saya sebut dengan”The Equality Of Thinking,”.

Dia menambahkan, seluruh identifikasi dan kebutuhan mana yang prioritas membutuhkan road map atau peta jalan. ‘’Pembenahan pendidikan di Maluku butuh road map yang jelas dan detail. Dengan demikian, dari mana memulai apa yang diperbaiki dan sumber daya apa yang bisa didorong dapat disiapkan secara baik,’’ tegasnya.

Suhfi optimis, jika Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku menyiapkan road map yang detail dengan tahapan pembenahan mutu pendidikan berbasis 8 standar, maka masa depan pendidikan Maluku akan jauh lebih berkembang.”Insya Allah, saya optimis,” tandasnya. (PRO1)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!