Langkah DPRD Diapresiasi – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Langkah DPRD Diapresiasi

Terkait Masalah  Dana Guru

MASOHI,AE—Kasus tunjangan sertifikasi guru senilai Rp14 milyar yang mengendap pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kabupaten Maluku Tengah akhirnya resmi diserahkan   ke aparat penegak hukum, Polisi dan Kejari Masohi. Penyerahan kasus tersebut setelah komisi D DPRD sebagai mitra Dikpora menemukan kejanggalan  dalam masalah  dana tersebut.

Langkah komisi D menyerahkan pengusutan hak-hak guru dengan jumlah milyaran rupiah tersebut mendapat apresiasi sebagian kalangan pemuda di kabupaten bertajuk Pamahanunusa itu. “Kami apresiasi langkah komisi D sehingga ada kejelasan atas kasus tersebut,” ungkap Zulafif Tuahaan ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, Pemuda Pengawas Pembangunan dan Pemerintah Daerah dalam rilisnya kepada Ambon Ekspres.

Tuahaan berharap, penyerahan kasus tersebut agar secepatnya ditindaklanjuti oleh pimpinan DPRD serta tidak menjadi bola liar seperti pengusutan kasus-kasus lainnya. “Kami berharap DPRD secara kelembagaan segera menyerahkan kasus ini ke Polisi dan Jaksa untuk diusut, karena sekian kasus yang akhirnya mandek,” tandasnya di Masohi, Rabu,(2/8).

Harapan yang sama pula disampaikan kepada korps Bhayangkari maupun korps Adhiyaksa di Maluku Tengah, agar senantiasa menunjukan kinerja dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi di Malteng, terutama dugaan penyalagunaan tunjangan sertifikasi guru yang melibatkan dinas pendidikan.

Sekadar ingat, hingga kini sebanyak 2217 guru penerima sertifikasi di kabupaten Malteng belum menerima hak-hak mereka dua bulan pada triwulan pertama tahun 2014 senilai Rp 14 milyar.

Persoalan tersebut memantik DPRD Malteng memanggil sejumlah pihak yang disebut-sebut mengetahui arus transaksi dana tersebut diantaranya, Dikpora, PPKAD, Bank Maluku dan Bank BRI. Namun, sampai dengan terbitnya rekomendasi dari komisi D dana milyaran rupiah tersebut tidak jelas keberadaanya. (ANC)

Most Popular

To Top