Polisi Kumpulkan Tokoh Masyarakat – Ambon Ekspres
Metro Manise

Polisi Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Sering Bentrok Wainitu-Kudamati

AMBON, AE— Guna menggali dan mengetahui akar konflik antar warga di Kecamatan Nusaniwe, khusunya Kelurahan Wainitu dan Kudamati yang kerap terjadi, Polres Ambon lewat Satuan Binmas mengumpulkan ketua RT /RW, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat pada kedua kelurahan itu.

“Foccus Group Discussion (FGD) bertujuan untuk mengetahui akar permasalahan konflik sosial yang sering terjadi dikawasan Nusaniwe. Karena itu kita semua harus berpikir bersama tentang apa yang sudah kita lakukan dalam rangka mengatasi konflik sosial diwilayah Polres Ambon khususnya di wilayah Kecamatan Nusaniwe,” ungkap Kapolres AKBP Komaruz Zaman saat membuka pertemuan itu di Aula Polres Ambon, Jumat (4/9)
Dikatakan, sejauhmana masyarakat berbuat sesuatu untuk mengantisipasi kekacauan di Wainitu dan Kudamati harus dibuka dan diketahui bersama. “Apa yang sudah kita lakukan dengan baik mengatasi konflik sosial yang terjadi. Apa saja yang belum baik, mengapa belum baik dan upaya apa yang sudah kita lakukan dalam rangka meningkatkan kamtibmas yang kondusif di wilayah ini harus dibicarakan bersama,” ucapnya.

Apa yang disampaikan dalam diskusi ini, kata dia, harus direnungkan, diresapi dan dijawab sehingga tidak ada saling menyalahkan antar sesama warga. “Harus kita renungkan dan jawab bersama agar benar-benar dapat menerapkan langkah-langkah penanganan konflik sosial dengan benar tanpa harus di dikte oleh orang yang sama sekali tidak memahami,” jelas Komaruz.

Dengen keterbukaan, sambung dia, dapat meminimalisir bentrokan yang terjadi. “Minimal konflik sosial yang terjadi akan berkurang. Syukur-syukur kalau tidak akan terjadi konflik sosial lagi di wilayah hukum Polres Ambon,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Binmas AKP Fredy Djamal mengatakan, FGD dilaksanakan dalam rangka peningkatan situasi

kamtibmas di kelurahan Wainitu dan Kudamati. “Keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi setap masyarakat sehingga untuk mencapai kondisi dimaksud, diperlukan pembinaan terhadap semua potensi masyarakat yang ada untuk dapat digerakkan partisipasi dalam pembinaan kamtibmas,” terangya.(ERM)

Most Popular

To Top