Anggran Mimin, PSAWI Maluku Terancam Batal Ikut Pra PON – Ambon Ekspres
Olahraga

Anggran Mimin, PSAWI Maluku Terancam Batal Ikut Pra PON

Haurissa : KONI Maluku Tebang Pilih Perhatikan Cabor

AMBON, AE.—Para atlet ski air asal Maluku terancam batal mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung  medio 30 September-4 Oktober di Bandung, Jawa Barat mendatang.

Pasalnya, anggaran untuk keberangkatan belum dicairkan oleh pihak KONI Maluku selaku ‘ayah’ dari semua cabang olahraga.

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (Pengprov PSAWI) Maluku, Beni Salmon Haurissa memaparkan, surat resmi atau jadwal Pra PON ski air dari PB (Pengurus Besar) sudah kami terima. Namun, kami tidak bisa berbuat banyak karena pengprov tidak punya anggaran untuk keberangkatan enam atlet.

’’ Harusnya para pengambil keputusan yang ada di KONI Maluku bisa melihat masalah ini. Jangan ‘tebang pilih’ dalam memperhatikan cabor,’’tandas Haurissa kepada Ambon Ekspres di Ambon akhir pekan kemarin.
Dijelaskan, untuk bisa berangkat ke sana (Bandung) dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akomodasi atlet, uang saku, dan lain-lain harus disiapkan.

Kami dari pengprov tidak menyanggupinya (tanggung biaya keberangkatan atlet).’’ Saya sangat kecewa karena dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku belum cair, sehingga atlet kami bisa absen di Pra PON kali ini,’’ ungkapnya.

Harusnya, lanjut Haurissa, anggaran belasan miliaran rupiah itu digunakan atau diberikan untuk pengembangan cabor, bukan digunakan seenak hati.’’ Ingat, kami (pengprov) juga punya hak untuk mendapat uang pembinaan, jadi berikan hak kami. Uang itu bukan milik pengurus KONI Maluku,’’ tegasnya.’’ Tanpa pengprov, KONI Maluku tidak ada. Lakukanlah sesuai aturan main,’’ katanya mengingatkan.

Bila PSAWI Maluku benar-benar absen di Pra PON tahun ini, kata Haurissa, maka sanksi dari PB akan turun. Sanksi itu berupa larangan bertandingan mengikuti setiap kejuaraan nasional (kejurnas) di waktu-waktu yang ada datang, termasuk Pra PON berikutnya.

’’ Kami sudah absen di beberapa kejurnas dan kalau tidak Pra PON kali ini, maka PB akan menjatuhkan sanksi. Ini yang sangat saya takutkan,’’ beber dia.’’ Pihak PB siap berikan alat untuk latihan dan bertanding, yang penting atlet bisa berangkat,’’ lanjutnya.

Dijelaskan, pihaknya sempat berkoordinasi dengan beberapa pengurus KONI Maluku terkait anggaran pembinaan maupun persiapan Pra PON. Sayang hasilnya tetap nihil.’’ Berbagai macam cara telah kami lakukan agar persoalan anggaran bisa diselesaikan oleh KONI Maluku. Tapi hingga detik ini, belum ada jalan keluar terbaik,’’ terang dia.’’

Saya minta mereka (pengurus KONI) bisa lebih bijak. Jangan korbankan atlet,’’ sambung dia.
Haurissa pun meminta kepada pemerintah daerah, DPRD maupun Pak Kerel (Ralahalu), Ketum KONI Maluku agar bisa melakukan evaluasi menyeluruh terkait penggunaan anggaran KONI saat ini.’’ Harus ada evaluasi. Sebab, beberapa cabor belum dapat uang pembinaan. Padahal itu haknya pengprov,’’ pintanya.

Ditambahkan, kalau dulu (pengurus lama), pengurus cabor tidak mengeluh seperti ini. Padahal anggaran KONI saat itu tidak sebesar sekarang.’’ Walau sedikit, tapi kami bisa dapat uang pembinaan maupun proses keberangkatan atlet. Namun semuanya seudah berbeda. Ya, harus ada evaluasi,’’ tutup pensiunan Dinas PU Maluku ini.

Dibagian lain, Mantan Sekum KONI Maluku, Albert Fenanlampir mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurut dia, setiap cabor mempunyai hak untuk ikut Pra PON.’’ Mereka (PSAWI Maluku) kan anggota KONI, jadi punya hak untuk bertanding di Pra PON,’’ tegasnya.’’ Lolos PON atau tidak, itu urusan nanti, yang penting mereka bisa ikut,’’ jelasnya.

Hanya, kata Albert, dibutuhkan komunikasi yang baik antar pengurus pengprov dan KONI.’’ Kalau mengenai itu (anggaran Pra PON), harus dibicarakan ulang lagi. Semua cabor harus ikut dan itu wajib. Kalau tidak ikut, maka harus siap menerima sanksi,’’ pungkasnya. (ZAL)

Most Popular

To Top