Ekonomi Maluku Triwulan II Tumbuh Positif – Ambon Ekspres
Amboina

Ekonomi Maluku Triwulan II Tumbuh Positif

AMBON, AE.—Pada periode triwulan II-2015, perekonomian Maluku mampu tumbuh lebih cepat di tengah perlambatan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi Maluku pada triwulan II-2015 mencapai5.80% (yoy), lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4.06% (yoy), maupun pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4.67% (yoy).

Pertumbuhan ekonomi Maluku yang meningkat sejalan dengan berbagai indikator yang dipantau dalam beberapa waktu terakhir serta mendekati prakiraan (baseline) optimis sebesar 5.72% (yoy).

“Beberapa faktor yang mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Maluku pada triwulan II-2015 antaralain: masuknya masa pane padi di beberapa sentra produksi, maraknya penyelenggaraan kegiatan berskala besar, seperti Perayaan Sidi, Rakernas Apeksi dan Indonesia City Expo, serta adanya perayaan hari besar keagamaan, seperti Hari Raya Paskah, masuknya periode bulan Ramadhan yang bertepatan dengan liburan sekolah tahun ajaran baru, serta persiapan Hari Raya Lebaran,” tutur Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Wuryanto, Jumat, (4/9).

Dari sisi permintaan, meningkatnya laju perekonomian Maluku didukung oleh masih kuatnya konsumsi rumah tangga maupun lembaga non profit, meningkatnya realisasi investasi serta menurunnya defisit neraca perdagangan antar daerah. Meski masih tumbuh kuat, konsumsi rumah tangga mengalami sedikit perlambatan dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang cenderung melemah.

“Sedangkan dari sisi penawaran, meningkatnya pertumbuhan ekonomi Maluku ditopang meningkatnya kinerja kategori informasi dan komunikasi, kategori administrasi pemerintahan serta kategori perdagangan besar dan eceran,” tuturnya.

Di sisi lain, inflasi Maluku pada triwulan II-2015 tercatat sedikit menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Laju inflasi Maluku pada akhir triwulan II-2015 sebesar 8.85% (yoy), lebih rendah dibandingkan akhir triwulan I-2015 yang sebesar 9.07% (yoy), terutama bersumber dari meredanya tekanan harga komoditas ikan segar pada periode akhir triwulan.

“Namun demikian, laju inflasi Maluku tersebut masih merupakan yang tertinggi secara nasional sehingga perlu mendapat perhatian dan upaya pengendalian yang lebih intensif,” ungkapnya.

Dia menambahkan, ke depan perekonomian Maluku diperkirakan, akan kembali mengalami akselerasi pada triwulan III-2015 dan berlanjut pada triwulan IV-2015. Peningkatan tersebut didukung oleh optimalisasi belanja pemerintah, khususnya pada belanja modal, realisasi proyek-proyek infrastruktur serta perbaikan kinerja di sektor perikanan.

“BI bersama dengan para pemangku kepentingan lainnya akan terus berkoordinasi dan memonitor berbagai perkembangan ekonomi maupun pencapaian inflasi agar perekonomian Maluku ke depan berjalan dengan sehat dan berkelanjutan,” ujarnya. (IWU)

Most Popular

To Top