Kos-kosan Digeledah Badan Anti Narkoba – Ambon Ekspres
Trending

Kos-kosan Digeledah Badan Anti Narkoba

AMBON, AE.—Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku, melakukan operasi tak biasa. Hotel, penginapan atau tempat hiburan bukan menjadi target di Sabtu (5/9). Kos-kos-an warga menjadi bidikan mereka. Empat titik dikepung satuan anti narkoba ini. Enam orang terjaring, dan akan direhabilitasi.

Operasi dilakukan tanpa banyak warga yang tahu. BNNP bergerak dengan puluhan anggota polisi dan TNI. Satu per satu lokasi kos-kosan warga didatangi. Pintu kamar digedor. Penghuninya pun kaget kedatangan tamu tak diundang. Mereka panik.  Test urine pun dilakukan terhadap para penghuni kamar sewaan itu.

Pantauan Ambon Ekpres,  razia mendadak ini dilakukan sejak pukul 09.20 WIT. Empat titik yang dirazia yakni; jalan Tulukabessy tepatnya dibelakang Kantor Taspen, Jalan Tarmizi Taher (IAIN) RT 002 RW 017, Desa Batu Merah,  Kelurahan Silale RT 003 RW 03, dan Jalan Ay. Patty dibelakang swalayan Planet 2000, Kecamatan Sirimau. Dari empat kawasan itu, satu merupakan kosan mahasiswa dan tiga lainnya kamar kontrakan umum.

Razia dipimpin kepala bidang pemberantasan narkoba BNNP Maluku, AKBP Luther Bane. Petugas gabungan menggeledah setiap kamar kontrakan yang dikunjungi. Setelah itu, diambil urinenya untuk diuji. Tidak keselurahan penghuni kontrakan diambil urinnya. sebagian tidak berada ditempat.

Tingkat konsumsi narkoba terbanyak termasuk di Maluku. Untuk dapat menekan itu, kata Luther, salah satunya dilakukan razia. Razia akan dilakukan secara terus menerus, dan ditempat-tempat yang dianggap sarang konsumsi narkoba.

” Jadi, kalau masalah narkoba kita tidak memilih tempat. Mau di tempat hiburan, di tempat piknik, di pemukiman atau pun ditempat kos. Dan sasaran kita lakukan hari ini (sabtu-red) dilakukan razia kos-kosan pertimbangan dengan masukan dari beberapa masyarat, sehingga kita tindak lanjutin. Untuk nasional Maluku masuk di peringkat ke 11 pengguna terbanyak narkoba,” Ungkap Luther.

”kita akan rutin lakukan razia, karena ini tugas pokok dari BNNP untuk menindaklanjuti program. Saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, makanya kita mengajak semuah elemen masyarakat. Kita datangi setiap tempat yang kita duga sebagai tempat-tempat konsumsi narkoba,” kata Bane

Terpisah, Kepala BNN Maluku, Kombes Pol M Arief, Menjelaskan, razia bagian dari sosialisasi untuk mengajak masayarakat terhindar dari penggunaan narkoba.” Di kabupaten-kabupten itu sudah kita rencanakan untuk kegiatan susulan, kita akan sesuaikan lagi dengan anggaran,” kata Arif.

Dari empat titik yang dilakukan razia itu, sejumlah orang digiring ke  Kantor BNNP untuk direhabilitasi.” total yang dites urin tadi 234 orang yang positif 6 orang. Lima orang menggunakan mensodizepam  dan satu orang Meth. Sudah kita data akan akan kita lakukan rehabilitasi terhadap mereka,” timpal Bane. (ERM)

Most Popular

To Top