Pansel Sekda Harus Independen – Ambon Ekspres
Politik

Pansel Sekda Harus Independen

AMBON,AE—Panitia Seleksi (Pansel) calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku diminta agar independen dalam melaksanakan tugasnya. Upaya nepotisme dalam proses penyeleksian harus dihindari, guna menghasilkan Sekda yang berkualitas dan berintegritas.

Hal ini disampaikan Juru Bicara (Jubir) Hena Hetu, Rauf Pelu, Minggu (6/9). Kerja Pansel, kata Pelu, harus bersandar pada Undang-Undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan diingatkan oleh Gubernur Maluku, saat HUT Provinsi Maluku lalu, yakni transparan dan profesional.

“Transparan, akuntabel, professional dan independen. Itu yang harus ditaati oleh Pansel. Dan apa yang telah disampaikan oleh Gubernur, itu sangat kami apresisasi,”kata Pelu, mengingatkan.

Dia melanjutkan, Sekda merupakan jabatan karier. Olehnya itu, orang yang akan terpilih nantinya, harus bebas kepentingan politik.

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat Maluku, Hena Hetu menginginkan pemerintahan yang baik, dan tumpukannya bukan pada gubernur dan wakil gubernur, tetap Sekda. Olehnya itu, orang atau calon terpilih nanti, harus betul-betul berkualtas. Karena Sekda ini jabatan karier, bukan jabatan politik,”tegasnya.

Bahkan kata dia, Hena Hetu akan mengawal proses seleksi hingga ditetapkannya calon Sekda dan diusulkan ke Kementrian Dalam Negeri untuk penunjukannya. Bila dalam pelaksaan tugas, tercium baru neppotisme dalam internal Pansel, maka gubernur perlu mencopot oknum tersebut.

“Dan Hena Hetu tetap mengawal proses ini sampai tuntas. Kalau ada oknum Pansel yang main mata, kaii minta gubernur mengeluarkan dari Pansel dan menggantikan dengan orang lain,”paparnya.

Disinggung soal figur Sekda, Pelu mengaku, tentunya yang berpenglaman dan memenuhi persyaratan sesuai UU. Namun, yang terpenting adalah, dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, yakni membantu gubernur dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah.

“Jadi, bukan hanya persyaratan administrasi, tetapi komitmen dia dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai Sekda. Ini harus menjadi catatan bagi Pansel dalam hal mengakomodir calon Sekda,”kuncinya.

Sekedar tahun, sampi dengan Sabtu (5/9), baru dua orang yang mendaftar sebagai calon Sekda, yakni Wakil Walikota Ambon Sam Latuconsina dan Assisten III Pemprov maluku, Sedek Sangadji. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Maluku dikabarkan akan mendaftar juga. (TAB)

Most Popular

To Top