KM Meratus Tujuan Ambon Tenggelam – Ambon Ekspres
Metro Manise

KM Meratus Tujuan Ambon Tenggelam

Imam : Ini Murni Musibah

AMBON, AE— KM Meratus Banjar 2 yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Masalembo, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (2/9) saat melakukan perjalanan Surabaya menuju Makassar. Kapal tersebut juga mengangkut kontainer yang rencananya akan diturunkan di Pelabuhan Ambon.

Branch Manager PT Meratus Cabang Ambon, Imam M mengatakan, rute perjalanan dari kapal tersebut adalah Surabaya-Makassar-Ambon. Sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan data dan informasi soal penyebab terjadinya kecelakaan tersebut secara pasti. “Sampai sejauh ini kami belum menerima informasi baik terkait penyebab terjadinya kecelakaan laut serta jumlah angkutan dan jenis-jenis angkutan yang dibawa karena masih dalam proses investigasi. Dan ini merupakan musibah bukan faktor kesengajaan atau apapun,” ungkapnya kepada Ambon Ekspres di kantornya, Senin(7/9).

Saat ditanyakan, berapa jumlah pemilik barang untuk tujuan Ambon, Imam mengaku, dirinya belum mengetahui pasti karena peristiwa kecelakaan laut terjadi di Surabaya. Namun, para pemilik barang (custoumer) PT Meratus sendiri sudah mulai mengajukan tuntutan terkait barang meraka yang tenggelam. “Untuk pengajuan klaim (tuntutan) dari pihak ekspedisi yang mayoritas di Surabaya sebagai perwakilan dari pemilik barang yang ada di Ambon sudah dilakukan. Namun, pengajuan tersebut langsung ditangani PT Meratus di Surabaya, sehingga jumlah pasti para pimilik barang di Ambon belum kami ketahui,” tuturnya.

Menurutnya, insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian yang dialami juga belum diketahui. “Ini merupakan musibah yang tidak diinginkan dan karena kapal kita merupakan kapal kontainer, jadi kapal beserta muatannya tenggelam. Karena masih dalam proses investigasi soal angkutan (barang) yang dibawa kapal tersebut, maka kami juga belum bisa memberikan data terkait jumlah barang yang seharusnya sampai di Ambon tanggal 6 September 2016. Karena muatannya ada sebagian yang dibawa turun di Makassar sebelum masuk ke Pelabuhan Ambon,” paparnya.

Imam mengatakan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan kantor pusat mengenai perkembangan dari proses yang dilakukan. “Kami juga berharap adanya pengertian dan kesabaran dari customer (pemilik barang), terkait masalah tuntutan ini. Selain itu, bisa mengikuti proses-proses yang dilakukan pihak kami sesua dengan prosedur yang berlaku. Intinya, baik dari pusat maupun kami di Ambon selalu siap melayani, untuk penyelesaian masalah ini, sehingga bisa cepat selesai dan musibah ini juga tidak terulang lagi,” harapnya.
(IWU)

Most Popular

To Top