Mensos Sambangi Ameks, Gubernur Kaget – Ambon Ekspres
Trending

Mensos Sambangi Ameks, Gubernur Kaget

AMBON, AE— Tiba di Ambon, Menteri sosial (Mensos) Khofifah Indar Parwansa, langsung menuju Graha Pena Ambon Ekspres. Kunjungan ini diluar agenda protokoler pemerintah. Setelah itu, baru dia meninjau beberapa lokasi, termasuk peresmian hunian baru warga Batu Gajah di Desa Halong, kemarin.

Di Graha Pena, Menteri di dampingi Gubernur Maluku, Said Assagaff. Mereka disambut Direktur Utama Ambon Ekspres, Machfud Waliulu, Direktur Nasri Dumula, Wakil Direktur Sechan Azurri Rumra, dan sejumlah staf. “Ini kehormatan besar bagi kami,” kata Waliulu.

Menteri berkesempatan mensosialisasikan kartu pelayanan masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut Khofifah memperkenalkan empat kartu pelayanan yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan kartu Program Keluarga Harapan (PKH).

Khofifah mengatakan, empat kartu tersebut terus disosialisaikan kemensos kepada masyarakat, disetiap kesempatan, terlebih kartu PKH.“ Ini merupakan program presiden Jokowi untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan,” tuturnya.

Kementrian sosial, kata Khofifah, juga berinisiatif mengeluarkan kartu PKH, untuk warga miskin. “Kartu PKH ini inisiatif kementrian untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia,” katanya.

Kartu tersebut, tambah Khofifah, diperuntukan kepada warga umur lebih dari 70 tahun dan Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB).”Jadi kartu PKH ini lebih diarahkan pada penerima usia 70 ke atas dari warga miskin dan ODKB,” jelasnya.

Khofifah menyebutkan, setiap penerima kartu PKH mendapat bantuan sebesar 2,78 juta di tahun ini, dan batuan tersebut telah cair pada Agustus kemarin, serentak di Indonesia. Di tahun depan, kata khofifah, angka tersebut akan naik hingga 6 juta per penerima.

“Bila menteri keuangan, mensuport, besar anggaran yang diterima dari 2,78 juta ke 6 juta, di tahun depan, maka saya akan sampaikan inisiatif kartu PKH, kepada pihak terkait bahwa benar-benar akan diterima oleh langsia usia 70 tahun ke atas dan ODKB,” terangnya.

Khofifah menjelaskan, pemilik kartu PKH juga mendapat batuan pokok, sebesar 500 ribu yang dapat diambil selama empat tahap,”Dalam kartu PKH ini, ada bantuan pokok sebesar 500 ribu, bantuan pokok ini tidak terpengaruh oleh kenaikan BBM, jadi meskipun BBM naik atau turun tetap dapat 500 ribu,” terangnya.

Gubernur Maluku Said Assagaff, mengapresiasi Direktur beserta jajaran Harian Ambon Ekspres, atas kunjungan menteri sosial. ”Saya sangat mengapresiasi Harian Ambon Ekspres karena bisa mendatangkan menteri langsung untuk mensosialisasikan program pemerintah pusat, padahal kami pemerintah provinsi sebelumnya tidak mengetahui agenda beliau datang ke sini (Graha Ambon Ekspres),” ungkap gubernur.

Ditempat yang sama Direktur Utama Ambon Ekspres Machfud Waliulu, mengatakan Ambon Ekspres senantiasa bersama pemerintah untuk membangun Maluku, termasuk mengsosialisasikan program pemerintah,”Ambon Ekspres siap mengambil bagian membantu pemrintah untuk mengsosialisasikan program pemerintah,” tukasnya.

Selain sosialisasi, Menteri menyinggung soal sawah-sawah di sekitar Gunung Botak, Kabupaten Buru yang terancam limbah Mercury, akibat aktivitas penambang emas di sana, memang harus diberi perhatian serius. Ini agar kualitas  beras hasil produksi dari sawah tersebut dapat terjamin.

Kepada wartawan disela kunjungannya  di kota Ambon, Senin (7/9), Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Mercury sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat, sehingga sawah di sana harus dilindungi agar tidak tercemar limbah Mercury. “Memang ini  adalah wilayahnya Kementerian Pertanian, tapi kami selalu berkoordinasi,” katanya.

Kemarin, Khofifah juga menyambangi gudang beras Perum Bulog Dirve Maluku, di desa Halong, kecamatan Baguala. Di sana, Menteri berdiskusi dengan kepala Perum Bulog Dirve Maluku dan Maluku Utara Faisal Assagaff dan melihat stok dan kondisi beras yang tersedia di gudang tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, pemerintah telah merubah nama program beras untuk masyarakat miskin (Raskin) menjadi beras untuk masyarakat sejahtera (Rastra). Pemerintah juga  telah menetapkan program beras 13, yakni beras yang akan diterima pada bulan Septmber setiap tahun, di luar Rastra. “ Tahun ini sudah disalurkan. Kita juga sementara menyiapkan beras 14 yang akan tersalur pada bulan November nanti,” ungkapnya.

Secara umum,  mekanisema penyaalran Rastra dan beras 13 serta beras 14 sama dengan penyaluran Raskin. Dan saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian dalam negeri, yakni Dirjen Keuangan daerah untuk menyisir keuangan daerah, agar pemerintah daerah tingkat II dapat menyisihkan anggaran pendampingan penyaluran Rastra, diantaranya biaya transportasi penyaluran Rastra  melalui APBD.

kepala Perum Bulog Dirve Maluku dan Maluku Utara  Faisal Assagaff mengungkapkan, saat ini tersedia 600 ton beras di  gudang Perum Bulog Dirve Maluku dan Maluku Utara itu. Jumlah tersebut untuk kebutuhan di seluruh Maluku selama enam bulan ke depan. “Setiap satu bulan sekitar 200 ton yang tersalur. Ini suplai dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur,“ ungkap Faisal Assagaff.

Di kesempatan kunjungan ke kota Ambon juga dimanfaatkan menteri untuk meresmikan rumah yang disediakan pemerintah bagi sekitar 235 keluarga yang merupakan warga Batu Gajah, yang direlokasi ke desa Halong. Mereka direlokasi akibat bencana longsor  yang terjadi tahun 2012 lalu. Kementerian Sosial, kata Khofifah juga telah menghitung jumlah sisa rumah yang masih harus dibangun, yakni sekitar 40 unit rumah.

“Karena itu, tolong pak Walikota agar secepatnya tugaskan kepala dinas sosial agar berkoordinasi lebih lanjut,”  kata Khofifah, disambut tepuk tangan warga.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengakui perhatian pemerintah pusat bagi warga di kota berjuluk Manise yang telah berusia 440 tahun ini. sehingga, kunjungan Menteri Sosial tersebut sangat diapresiasi, dan itu makin mempertgas perhatian pemerintah pusat bagi kota Ambon.(MAN)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!