Tersangka Korupsi Penyuluhan SBT Diperiksa – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Tersangka Korupsi Penyuluhan SBT Diperiksa

AMBON, AE.­—Para tersangka  kasus dugaan  korupsi dana program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP)  pada  Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT), yakni Mirnawati Derlen, Ishak Rumata, dan Moksin Ohorella, akhirnya diperiksa penyidik polres setempat.

Kapolres SBT, AKBP Wawan Setiawan saat dikonfirmasi Ambon Ekspres mengungkapkan, pemeriksaan terhadap para tersangka tersebut dilakukan beberapa waktu lalu. “Sudah (diperiksa, red),” ungkap Wawan menjawab Ambon Ekspres via seluler, Minggu(6/9).

Menyoal proses lanjutan atas kasus itu, dia menegaskan, pihaknya terus berupaya agar berkas ketiga tersangka dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Masih lanjut sampai alat bukti cukup untuk dilimpahkan ke JPU,” kata Wawan.

Pegiat anti korupsi kabupaten SBT Edi Irsan Ellys berharap, penyidik dapat bekerja maksimal agar kasus tersebut secepatnya mendapat kepastian hukum. Selain itu, perlu juga mendalami kasus ini agar mengetahui ada tidaknya keterlibatan orang lain selain tiga tersangka itu. ‘’Polisi jangan berhenti pada tiga tersangka saat ini, tapi harus mendalaminya,” harapnya.

BACA JUGA:  Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Korupsi

Bahkan, Ellys menantang polisi untuk menuntaskan kasus tersebut. Sebab, belajar dari sejumlah kasus dugaan korupsi di SBT yang belum kunjung tuntas ditangan penyidik Polda Maluku.

Sekedar diingat, Senin (3/7), penyidik Polres SBT menetapkan tiga pejabat Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan setempat sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan  setelah selama kurang lebih satu bulan penyidik Polres SBT mendalami laporan tentang  dugaan penyalahgunaan anggaran program P2KP tahun 2011 dan 2013.

Meraka adalah kepala pejabat Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Mirnawati Derlen. Dia dijerat dalam kasus dugaan penggunaan anggaran program P2KP tahun 2011.

Berikutnya, Moksin Ohorella, pengganti Mirnawati di kursi kepala Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan kabupaten SBT itu ditetapkan  bersama  salah satu anak buahnya, Ishak Rumata sebagai  tersangka dalam kasus korpsi anggaran program P2KP tahun 2013. (MAN)

Most Popular

To Top