DPS Pilkada 4 Kabupaten 253.746 – Ambon Ekspres
Trending

DPS Pilkada 4 Kabupaten 253.746

AMBON,AE— Komisi Pemilihan Umum kabupaten Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Seram Bagian Timur dan Aru telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada sebanyak 253.746. Anehnya, di SBT terjadi kenaikan DPS sebanyak 10 persen atau sekitar 9000 dari basis data awal.

Rincian DPS Pilkada empat kabupaten, yakni Buru selatan, 49.687, Seram Bagian Timur 98.539, Kepulauan Aru 58.772 dan Maluku Barat Daya 46.748. Data DPS ini diumumkan selama 10 hari untuk mendapatkan tanggapan dan masukan dari masyarakat.

Anggota KPU Provinsi Maluku divisi data dan informasi, Hanafy Renwarin mengaku, kenaikan DPS Pilkada SBT tidak wajar. Menurut dia, dalam jangka waktu satu tahun sejak Pemilu 2014, kenaikan data pemilih tak melampaui 10 persen.

“Memang biasanya terjadi fluktuasi data pemilih. Ada yang naik dan turun. Tapi kalau sampai mencapai 10 persen, itu tidak wajar. Masak belum sampai satu tahun ini sudah muncul pemilih baru sekitar 10 persen atau 90.00 ribu lebih,”kata Hanafi di ruang kerjanya, Selasa (8/9).

Rincian DPS SBT per kecamatan, Bula 10.816, Werinama 7.107, Siwalalat 4.080, Bula Barat 4.690, Teluk Waru, 3.589, Tutuk Tolu, 4.327, Pulau Gorom 21.188, Gorom Timur 9.537, Pulau Panjang 1.696, Seram Timur 7.615, Siritaun Wida Timur 4.920, Kian Darat 4.621, Kilmuri 4.791, Wakate 7.570 dan Teor 2.622. Total 98.539.

Dia menjelaskan, basis data awal Pilkada serentak 2015 adalah hasil pemutakhiran Data Penduduk Pemilih Potensi Pemilu (DP4) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terakhir sekitar 80.000 lebih. Tapi DPS Pilkada SBT 2015 bertambah sekitar 10 persen atau 90.000 sekian menjadi 98.539.

Penyebab penambahan DPS Pilkada SBT belum diketahui KPUD. Hari ini beberapa komisioner KPU Maluku ke KPU SBT untuk melakukan pengecekan ulang. “Memang sampai sekarang, kami belum tahu kalau ada kenaikan data DPS SBT di kecamatan atau desa apa. Karena itu, kami akan turun untuk melakukan kroscek langsung di KPUD untuk menanyakan alasan apa sehingga bisa naik sebanyak itu,” katanya.

Apakah akan dilakukan penetapan ulang bila terjadi penambahan angka pemilih, Hanafi mengaku, tidak sertamerta hal itu terjadi.”Kan masih ada pemutakhiran lagi sampai 20 September. Jadi, nanti diupdate lagi. Bisa fluktuatif, tergantung ada koreksi dari semua kalangan. Baik masyarakat maupu tim sukses pasangan calon,”akunya.

Sementara untuk Aru dan Buru Selatan terjadi penurunan sekitar 5 persen. Namun, kata dia, penurunan itu masih dikatakan wajar, karena basis data awal yang merupakan pemutakhiran DPT pemilu terakhir dan DP4 kedua kabupaten itu, sudah mengalami penurunan. ”Aru dan Bursel memang terjadi penurunan sekitar 5 persen. Penyebabnya dari basis data awal,”akunya.

Dia menjelaskan, setelah ditetapkan, DPS diumumkan selama 10 hari untuk mendapatkan tanggapan dan masukan dari masyarakat. Hasil masukan itu akan disempurnakan dan ditetapkan kembali dalam bentuk daftar Pemilih Tetap (DPT) di masing-masing tingkatan hingga 2 Oktober.

Anggota KPUD SBT, Taib Wangsi, saat dikonfirmasi mengatakan, DPS yang telah ditetapkan, bisa bertambah dan berkurang. Pasalnya, akan dilakukan perbaikan lagi setelah diumumkan selama 10 hari kepada masyarakat dan mendapatkan masukan.

“Tahapan ini belum berakhir. Itu baru penetapan DPS hasil pemutakhiran. Setelah ditetapkan sebagai DPS, KPU akan berikan lagi kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tanggal 3-8 September,”ungkap Taib. (TAB)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!