Pentury: Pansel Sesuai Aturan – Ambon Ekspres
Trending

Pentury: Pansel Sesuai Aturan

AMBON,AE— Ketua panitia seleksi (pansel) sekretaris provinsi Maluku, Thomas Pentury menegaskan, pihaknya sudah bekerja sesuai aturan, dan memiliki legalitas. Pansel akan terus melakukan tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku.

“Sebetulnya pansel mempunyai tugas untuk menyeleksi calon sekretaris daerah, dan sampai kemarin sudah tujuh calon yang mendaftar, kalau kemudian ada yang membangun opini terkait proses ini, dimana soal siapa yang mendaftar dan tidak bukan urusan pansel,” tandas pentury.

Pentury menjelaskan, pihaknya masih membuka ruang bagi tujuh pendaftar  untuk melengkapi berkas mereka masing-masing. “Selesai ini kita akan verifikasi berkas dari tujuh calon ini, bila ada dari ketujuh calon yang belum memenuhi persyaratan umum dan khusus kami masih memberikan ruang untuk mereka melengkapi persyaratan tersebut, selama tiga hari,” jelasnya.

Setelah itu, tambah Pentury, pihaknya akan memverifikasi dan menilai berkas tersebut.” Setelah tiga hari kami mulai bekerja membedah berkas mereka ini yang disebut tahap penilaian administrasi calon,” terangnya.
Tahapan penilaian administrasi, kata Pentury, akan berlangsung selama enam hari.” Jadi tanggal 17 september kita sudah mengumumkan hasil verifikasi berkas,” kata pentury.

Setelah verifikasi berkas, calon yang lolos akan mengikuti tes kompetensi. Dalam tahapan tersebut pihaknya akan berkonsultasi dengan Komisi Aparatur Negara (KASN) terkait regulasi. “Sejak awal kita terus berkonsultasi dengan KASN, termasuk nanti soal inteprestasi regulasi Undang-Undang KASN, Undang-Undang ASN dan Permen 13 Tahun 2014 tentang tatacara mengangkat pejabat tinggi madya,” paparnya.

Hal tersebut dilakukan tambah Pentury, agar semua proses ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, dan tidak diinterprestasikan sendiri. Uji kompetensi akan dilakukan oleh anggota pansel sendiri dan dibantu oleh asesor. Asesor, dipilih oleh kementerian PAN-RB, ataupun berkonsultasi dengan KASN untuk menentukan siapa yang berkompeten menyusun instrument seleksi,  variabel mengukur apa yang diukur.

Dikatakan, asesor yang menyusun istrumen juga harus sesuai dengan apa yang diinginkan pansel. ”Pastinya asesor tidak memahami  sosiologi, dan budaya masyarakat di daerah ini, nanti ada anggota pansel sendiri yang menguasai bidang tersebut  bisa juga memberikan masukan kepada asesor,” timpalnya.

Ada juga tes yang bersifat pengukuran kompetensi jabatan.” Kalau kompetensi jabatan asesor sudah memahami,” kata dia. Tempat uji kompetensi, akan dilakukan di kantor gubernur, secara tertutup.

Ditanya, soal lamanya tahapan seleksi, Pentury mengatakan, pansel menargetkan pertengahan Oktober sudah mendapatkan tiga nama yang akan dikirim ke Menteri dalam negeri.

Pentury berharap masyarakat mempercayakan proses seleksi tersebut kepada pansel, dan tidak terpengaruh oleh opini yang dibangun oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. ” Kita bekerja sesuai aturan yang objekstif. Jadi jangan kuatir tidak akan ada anak emas dan sebagainya. Siapa yang mempunyai kelebihan nilai kompetensi maka dia akan yang terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku   Said Assagaff meminta pansel untuk bekerja secara professional. Siapa pun yang terpilih sebagai Sekprov merupakan figur yang tepat, sesuai tuntutan jabatan dan harapan semua elemen masyarakat di daerah ini.

“Profesional diperlukan agar  Sekda yang ditetapkan nantinya betul-betul berkualitas dalam membantu Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan,”ujar gubernur, Rabu(9/9).

Saat ini pansel sementara bekerja,  dan sudah masuk pada tahap perbaikan berkas selama tiga hari. Setelah itu dilanjutkan dengan berbagai tes yang ditetapkan oleh pansel.” Di dalam tes ini tidak ada namanya anak emas. Semuanya sama saja. Siapa yang mampu,  dia yang akan menjabat sekda,” ujarnya. (Ari/MAN)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!